Jakarta – Sebanyak 24 terduga teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) dan ISIS yang ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri dan ISIS di Sulawesi Tengah (Sulteng), Bekasi, dan Kalimantan Timur (Kaltim) disebut berbaiat atau sumpah setia kepada pemimpin Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang baru, Abu Hassan al-Hashemi al-Qurashi. Abu Hassan didapuk sebagai pemimpin ISIS pada Maret 2022 menggantikan Abu Ibrahim al-Qurashi yang tewas bunuh diri.
“Jadi, beberapa orang ini telah melakukan baiat kepada pemimpin ISIS yang baru, yaitu Abu Hassan al-Hashemi al-Qurashi,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (17/5/2022).
Selain itu, pada penangkapan itu juga ditemukan sebanyak 10 senjata api dan ratusan peluruh ditemukan Densus 88 Antiteror Mabes Polri pada penangkapan 24 terduga teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) dan ISIS di Sulawesi Tengah (Sulteng), Bekasi, dan Kalimantan Timur (Kaltim).
“Dari penggeledahan tersebut ditemukan barang bukti sebagai berikut, delapan pucuk senapan PCP serta peredam dan penyangga, satu pucuk senapan PCP merah hitam, dan satu pucuk senjata api revolver,” kata Brigjen Ahmad Ramadhan.
Ramadhan menyebut penyidik juga menemukan dua buah magasin M-16, 244 butir amunisi Kaliber 38 spesial, dan 2 bungkus peluru mimis. Selanjutnya ada satu buah panah, enam buah anak panah, serta 22 bilah parang.
“Empat bilah badik, satu buah pisau lipat, dan 26 unit HP. Ini barang bukti yang telah disita oleh penyidik Densus 88. Ini adalah barang bukti yang diamankan dari hasil penggeledahan di rumah tersangka,” katanya.

































































