• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Negara dan Agama Wajib Dijaga, Usir Ideologi Anti-Pancasila dari NKRI

Negara dan Agama Wajib Dijaga, Usir Ideologi Anti-Pancasila dari NKRI

July 8, 2022
Kemendikdasmen Perkuat Data dan Infrastruktur Sekolah untuk Perluas Jangkauan Program MBG

Kemendikdasmen Perkuat Data dan Infrastruktur Sekolah untuk Perluas Jangkauan Program MBG

July 31, 2026
Kelompok Radikal Salahgunakan Tafsir Keagamaan Atasnamakan Islam

Literasi dan Berpikir Kritis Jadi Kunci Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Ekstremisme melalui Game Daring dan Grup Obrolan

July 31, 2026
Polda Metro Ajak Personel Waspadai Radikalisme Digital, Komitmen Kebangsaan Diperkuat

Polda Metro Ajak Personel Waspadai Radikalisme Digital, Komitmen Kebangsaan Diperkuat

July 31, 2026
Koperasi Susu Siap Jadi Tulang Punggung MBG, Pasok Susu Pasteurisasi untuk Perkuat Gizi Nasional

Koperasi Susu Siap Jadi Tulang Punggung MBG, Pasok Susu Pasteurisasi untuk Perkuat Gizi Nasional

July 31, 2026
Mufti Mesir: Penyalahgunaan Fatwa Kerap Dipakai Membenarkan Kekerasan Atas Nama Agama

Mufti Mesir: Penyalahgunaan Fatwa Kerap Dipakai Membenarkan Kekerasan Atas Nama Agama

July 31, 2026
DPRD Surabaya Soroti Radikalisasi Pelajar lewat Game Daring, Minta Penguatan Peran Guru Agama

DPRD Surabaya Soroti Radikalisasi Pelajar lewat Game Daring, Minta Penguatan Peran Guru Agama

July 31, 2026
Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

July 30, 2026
Kantor Kemkomdigi Digeledah, Menkomdigi Tegaskan Komitmen Dukung Pengusutan Mafia Judi Online

Algoritma dan Narasi Jadi Senjata Baru Kelompok Radikal di Ruang Digital

July 30, 2026
Menag Minta MBG Lebih Menyasar Pesantren, Libatkan Ekosistem Santri

Menag Minta MBG Lebih Menyasar Pesantren, Libatkan Ekosistem Santri

July 30, 2026
Tuduh Telegram Digunakan Perekrutan Terorisme, Rusia Buru Pavel Durov

Tuduh Telegram Digunakan Perekrutan Terorisme, Rusia Buru Pavel Durov

July 30, 2026
Forum ASEAN–Australia Bahas Ruang Publik, Sasaran Rentan, Perlindungan Infrastruktur Vital dari Ancaman Terorisme

Forum ASEAN–Australia Bahas Ruang Publik, Sasaran Rentan, Perlindungan Infrastruktur Vital dari Ancaman Terorisme

July 30, 2026
Menkes Minta Proses Sertifikasi Higiene SPPG Dipermudah Demi Cegah Kasus Keracunan MBG

Kemenkes Siapkan Riset Nasional, Dampak Program MBG terhadap Gizi Anak Akan Diukur

July 30, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Kemendikdasmen Perkuat Data dan Infrastruktur Sekolah untuk Perluas Jangkauan Program MBG

    Kemendikdasmen Perkuat Data dan Infrastruktur Sekolah untuk Perluas Jangkauan Program MBG

    Kelompok Radikal Salahgunakan Tafsir Keagamaan Atasnamakan Islam

    Literasi dan Berpikir Kritis Jadi Kunci Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Ekstremisme melalui Game Daring dan Grup Obrolan

    Polda Metro Ajak Personel Waspadai Radikalisme Digital, Komitmen Kebangsaan Diperkuat

    Polda Metro Ajak Personel Waspadai Radikalisme Digital, Komitmen Kebangsaan Diperkuat

    Koperasi Susu Siap Jadi Tulang Punggung MBG, Pasok Susu Pasteurisasi untuk Perkuat Gizi Nasional

    Koperasi Susu Siap Jadi Tulang Punggung MBG, Pasok Susu Pasteurisasi untuk Perkuat Gizi Nasional

    Mufti Mesir: Penyalahgunaan Fatwa Kerap Dipakai Membenarkan Kekerasan Atas Nama Agama

    Mufti Mesir: Penyalahgunaan Fatwa Kerap Dipakai Membenarkan Kekerasan Atas Nama Agama

    DPRD Surabaya Soroti Radikalisasi Pelajar lewat Game Daring, Minta Penguatan Peran Guru Agama

    DPRD Surabaya Soroti Radikalisasi Pelajar lewat Game Daring, Minta Penguatan Peran Guru Agama

    Kantor Kemkomdigi Digeledah, Menkomdigi Tegaskan Komitmen Dukung Pengusutan Mafia Judi Online

    Algoritma dan Narasi Jadi Senjata Baru Kelompok Radikal di Ruang Digital

    Menag Minta MBG Lebih Menyasar Pesantren, Libatkan Ekosistem Santri

    Menag Minta MBG Lebih Menyasar Pesantren, Libatkan Ekosistem Santri

    Tuduh Telegram Digunakan Perekrutan Terorisme, Rusia Buru Pavel Durov

    Tuduh Telegram Digunakan Perekrutan Terorisme, Rusia Buru Pavel Durov

    Trending Tags

    • Religi
      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Festival Waisak 2026 Jadi Ruang Penguatan Toleransi dan Persatuan Lintas Umat Beragama

      Festival Waisak 2026 Jadi Ruang Penguatan Toleransi dan Persatuan Lintas Umat Beragama

      Waisak di Borobudur Buktikan Kerukunan Umat Beragama Indonesia Kian Kokoh

      Waisak di Borobudur Buktikan Kerukunan Umat Beragama Indonesia Kian Kokoh

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

      Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

      Menuju Piala Dunia 2030, Zidane, Klopp, dan Guardiola Dikaitkan dengan Kursi Pelatih Timnas Elite

      Menuju Piala Dunia 2030, Zidane, Klopp, dan Guardiola Dikaitkan dengan Kursi Pelatih Timnas Elite

      Juara Dunia 2026, Spanyol Gusur Argentina dari Puncak Ranking FIFA

      Juara Dunia 2026, Spanyol Gusur Argentina dari Puncak Ranking FIFA

      Gagal Pertahankan Gelar, Messi: Kami Sudah Memberikan Segalanya

      Gagal Pertahankan Gelar, Messi: Kami Sudah Memberikan Segalanya

      Spanyol Borong Penghargaan Individu Piala Dunia 2026, Rodri Dinobatkan Pemain Terbaik

      Spanyol Borong Penghargaan Individu Piala Dunia 2026, Rodri Dinobatkan Pemain Terbaik

      Ferran Torres Antar Spanyol Taklukkan Argentina, La Furia Roja Raih Gelar Dunia

      Ferran Torres Antar Spanyol Taklukkan Argentina, La Furia Roja Raih Gelar Dunia

      Fajar/Fikri Juara Japan Open 2026, Tumbangkan Ganda Nomor Satu Dunia di Final

      Fajar/Fikri Juara Japan Open 2026, Tumbangkan Ganda Nomor Satu Dunia di Final

      Banjir Gol, Sikat Prancis 6-4 Inggris Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026

      Banjir Gol, Sikat Prancis 6-4 Inggris Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026

      ‘Kami Sudah Sangat Dekat’, Kane Ungkap Kesedihan usai Inggris Tersingkir

      ‘Kami Sudah Sangat Dekat’, Kane Ungkap Kesedihan usai Inggris Tersingkir

    • Budaya
    • Lifestyle
      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Napi Berisiko Tinggi, Ammar Zoni Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum di Nusakambangan

      Napi Berisiko Tinggi, Ammar Zoni Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum di Nusakambangan

      Ammar Zoni Ketahuan Edarkan Narkoba di Dalam Rutan, Dihukum Sel Isolasi 40 Hari

      Ammar Zoni Ketahuan Edarkan Narkoba di Dalam Rutan, Dihukum Sel Isolasi 40 Hari

      Trending Tags

      • Opini
        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        Hari Pertama MBG Pasca Libur Sekolah: Kangen Itu Terbayarkan

        Hari Pertama MBG Pasca Libur Sekolah: Kangen Itu Terbayarkan

        Suara-Suara Kecil Ketika MBG Datang Lagi Setelah Libur Sekolah Usai

        Suara-Suara Kecil Ketika MBG Datang Lagi Setelah Libur Sekolah Usai

        Suara Jalanan untuk MBG: Antara Kritik, Dukungan, dan Harapan Perbaikan

        Suara Jalanan untuk MBG: Antara Kritik, Dukungan, dan Harapan Perbaikan

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home News Daerah

        Negara dan Agama Wajib Dijaga, Usir Ideologi Anti-Pancasila dari NKRI

        by admin
        July 8, 2022
        in Daerah, News
        0
        Negara dan Agama Wajib Dijaga, Usir Ideologi Anti-Pancasila dari NKRI
        501
        SHARES
        1.4k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Malang – Hadirnya negara yang aman, kokoh, dan berdaulat sangatlah penting untuk melindungi tanah air, tumpah darah dan rakyat, serta melindungi umat beragama dalam melaksanakan ibadah. Bila negara dicabik-cabik oleh kekuatan dan ideologi, dipastikan negara akan hancur dan umat beragama tidak bisa menjalankan ibadah dengan baik.

        Karena itu, apapun bentuknya, ideologi yang tidak sesuai dengan Pancasila harus dihilangkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pun kalau belum ada regulasi yang mengatur itu, aparat penegak hukum harus tetap melakukan penindakan terhadap siapa saja yang mengusung ideologi asing, karena nyatanya mereka telah mengancam keamanan dan kedamaian negara.

        “Saya gak bisa jamin umat Islam bisa Jumatan, atau bisa jamaah, apalagi orang NU, gak bisa maulid, manakib, majelis dizikir, gak bisa yang lain-lain. Pendek kata tanpa hadirnya negara yang berdaulat dan aman, maka agama hancur. Dari ini kita harus mengerti bahwa jika menjaga agama itu wajib, sejatinya menjaga negara wajib. Karena gak mungkin agama bisa telrkasana dengan baik, tanpa dijaga oleh negara yang berdaulat,” ujar Ketua Pengurus Wilayah Nahdalatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) KH Marzuki Mustamar di Malang, Jumat (8/7/2022).

        Kiai Marzuki mencontohkan, negara Yaman  yang 100 persen warganya umat muslim. Di sana, Jumatan kesulitan karena perang saudara akibat diserang Saudi, Kuwait, Uni Emirat Arab, yang pilotnya Israel. Libya hampir 100 persen muslim juga hancur.

        “Kenapa hancur? Karena gak punya negara yang melindungi mereka. Apalagi Suriah, Irak, Palestina. Jangan main-main dengan dalil. Jangan bikin narasi dan opini atas nama agama, apalagi mendoktrin sampai melakukan gerakan yang ujungnya menggerogoti kekuatan negara, melemahkan negara. Itu haramnya sama dengan menggerogoti agamamu sendiri,” paparnya.

        Begitu juga bagi non-muslim, terang Kiai Marzuki, dengan negara kokoh, non-muslim di Jawa yang minoritas, bisa kebaktian dengan aman, bisa upacara di Pura bisa aman, bisa sembahyang di Kelenteng dengan aman. Sebaliknya, berkahnya ada NKRI, meski muslim di Bali minoritas, tapi Jumatan lancar, makam wali aman dan tidak diganggu bahkan dijaga oleh pecalang-pecalang hindu.

        “Ketika orang Jawa menjaga keamanan harta non-muslim, maka muslim di luar jawa pun mendapat jaminan keamanan. Gereja, Borobudur aman, di Papua, Bali, NTT, masjid aman. Jaga negaramu seperti anda menjaga agamamu jangan beda-bedakan,” papar.

        Pimpinan Pondok Pesantren Sabiilul Rosyad, Gasek, Malang, Jawa Timur ini tidak bisa membayangkan, bila dilakukan pembiaran terhadap penyebar doktrin anti-Pancasila, anti-Merah Putih, anti-NKRI. Bila tidak ada tindakan tegas, ia yakin kekuatan itu akan makin kuat. Apalagi mereka didukung oleh kekuatan asing dari negara induknya.

        “Mereka hanya mementingkan kelompok dan agama sendiri. Di belakang mereka ada yang meremot. Saya gak bisa membayangkan, kira-kira gak usah lama-lama, 40 tahun lagi hancur negeri ini,” tukasnya.

        Ia mengajak seluruh anak bangsa, untuk tidak main-main dengan keamanan negara, kedaulatan negara. Apapun alirannya, apapun mazhab, suku, etnis, semua harus sepakat dalam dua hal yaitu sama-sama Indonesia, dan sama-sama manusia.

        “Podo manungsone mas, tego lorone, gak tega patine mas. Podo Indonesiane mas, beda agama, monggo nyatane sik iso rujakan bareng. Beda agama, sik iso Agustusan bareng. Ayo yang kayak begini kita lestarikan sampai kapan pun,” ajak Kiai Marzuki.

        Ia mengajak seluruh bangsa untuk tidak main-main dengan keamanan negara. Apalagi mengancam keagamanan negara dengan menggunakan dalil agama.

        “Monggolah sampeyan gak NU monggu, gak Muhammadiyah monggo, sampeyan gak islam juga gak apa-apa, tapi ayo bersepakat, podo manusiane mas, podo Indonesiane. Ayo kita jaga negeri ini.

        “Insya allah kalau negeri ini sampai kapan pun, anak cucu kita bisa hidup dengan baik, agama berjalan dengan baik, rakyat bisa bekerja dengan tenang. Akhirnya fiddunya makmur, wa fil akhiroti selamet, fiddunya hassanah, wa fil akhiroti hassanah waqinna adzabannar. Sekali lagi silakan berbeda apapun, Bhinneka Tunggal Ika, tapi negaranya tetap satu, NKRI harga mati,” katanya.

        Sebagai bentuk kewaspadaan, Kiai Marzuki mengajak semua pihak untuk mewaspadai potensi yang bisa mengancam keamanan negara. Antara lain adanya kelompok-kelompok yang terlalu nafsu beragama, sampai bagi mereka beragama harus menentang bangsanya. Bagi yang muslim, sebelum mengkafirkan Pancasila rasanya kurang afdol.

        Kelompok begini, menurutnya, para aparat harus terus mewaspadai, melakukan penyelidikan sampai penyidikan, trekking mereka, sampai ketemu jaringan mana, kelompok mereka mana, langsung saja ‘diambil’.

        “Dan nyuwun sewu, kan jejak digital tidak bisa dihilangkan. Aparat jangan takut. Apa gak kriminilasasi ulama? Gak. Kalau dikit-dikit kriminalisasi ulama, padahal nyata ceramahanya, doktrinya, mazhabnya, kedepan dalam rangka merongrong kedaulatan negara. Akhirnya mereka mendirikan cabang kemana-mana, semakin luas merongrong kedaulatan negara. Kelompok atau orang seperti itu harus cepat ditindak,” paparnya.

        Menurutnya, bukan berarti bila orang berjubah tidak bisa ditindak. “Kita itu akan dibohongi oleh kelompok penjahat tapi berkamuflase seakan-akan mereka ulama. Itu banyak sekali di media sosial. Itu bukan kriminlaisasi ulama, tapi mengulamakan kriminal. Salahmu sendiri wong kriminal kok dianggap ulama. Jadi waspada, aparat waspada, warga juga waspada,” tukasnya.

        Salah satu upaya untuk mewaspadai, ungkap Kiai Marzuki, para orang tua harus bisa memilih pendidikan usia, terutama dari usia dini yaitu Taman Kanak-Kanak (TK) atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pasalnya banyak terungkap TK atau lembaga pendidikan usia dini malah berafiliasi dengan paham anti-NKRI.

        Ia pun mengutuk keberadaan lembaga pendidikan usia dini yang menanamkan bibit radikalisme. Karena itu, lembaga-lembaga pendidikan seperti ini harus ditindak. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemenristekdikti) dan Kementerian Agama (Kemenag) harus terus berkoordinasi memantau dan menindak lembaga tersebut.

        “Dari TK sudah jihad, jihad, jihad. Jihad itu kalau melawan orang kafir yang menyerang negara kita. Itu jihad yang dilakukan Nabi Muhammad melawan kafir Quraisy yang menyerang negara Madinah. Ini jihad asal jihad saja. Membunuh sesama bangsanya, itu gak pernah dicontohkan Nabi Muhammad,” jelasnya.

        Sekali lagi, ia meminta semua pihak agar waspada dengan kelompok yang mengatasnamakan agama, ulama, dakwah, amar maruf nahi mungkar, atau akhir-akhir ini mengatasnamakan habaib, zuriyah keturunan Rasulullah. Tindakan hukum harus dilakukan sesuai dengan norma hukum di Indonesia.

        “Saya gak peduli. Pokoknya ngesruh di NKRI, gebuk saja. Nabi memerintahkan, Alquran memerintahkan agar kita gebuk kelompok bughat,” tegasnya.

        Ia juga meminta kepolisian, kejaksaan, dan hakim, harus berani pakai logika. Harus berani pakai kias bila regulasi di Indonesia belum memungkinkan untuk melakukan penangkapan. Pasalnya, kalau tidak dilakukan penindakan, mereka akan semakin berbahaya.

        “Komunisme dilarang membahayakan negara, ini dilarang karena membahayakan negara, DI/TII dilarang karena membahayakan negara. Rumusnya apapun yang membahayakan negara, tindak sudah,” tandasnya.

        Tags: agamaanti-PancasilaideologiKH Marzuki Mustamarnegarapancasila
        Share200Tweet125Share50
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        Kemendikdasmen Perkuat Data dan Infrastruktur Sekolah untuk Perluas Jangkauan Program MBG

        Kemendikdasmen Perkuat Data dan Infrastruktur Sekolah untuk Perluas Jangkauan Program MBG

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        Kemendikdasmen Perkuat Data dan Infrastruktur Sekolah untuk Perluas Jangkauan Program MBG

        Kemendikdasmen Perkuat Data dan Infrastruktur Sekolah untuk Perluas Jangkauan Program MBG

        July 31, 2026
        Kelompok Radikal Salahgunakan Tafsir Keagamaan Atasnamakan Islam

        Literasi dan Berpikir Kritis Jadi Kunci Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Ekstremisme melalui Game Daring dan Grup Obrolan

        July 31, 2026
        Polda Metro Ajak Personel Waspadai Radikalisme Digital, Komitmen Kebangsaan Diperkuat

        Polda Metro Ajak Personel Waspadai Radikalisme Digital, Komitmen Kebangsaan Diperkuat

        July 31, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019