• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Klaim Kelompok Radikal Bencana Indonesia Karena Tak Terapkan Khilafah Menyesatkan

Klaim Kelompok Radikal Bencana Indonesia Karena Tak Terapkan Khilafah Menyesatkan

December 1, 2022
Emrus Sihombing: Tidak Ada Pelanggaran HAM Dalam Tes Wawasan Kebangsaan

Pakar Usul Perlu Terobosan Baru MBG, Dorong Pilot Project di Kantong Kemiskinan

September 11, 2026
MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

September 11, 2026
Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

September 11, 2026
Polisi, FKUB, dan Kampus Bersatu Jaga Maluku dari Penyebaran Radikalisme dan Intoleransi di Ruang Digital

Polisi, FKUB, dan Kampus Bersatu Jaga Maluku dari Penyebaran Radikalisme dan Intoleransi di Ruang Digital

September 11, 2026
Pelajar di Sidoarjo Diajak Berperan Aktif dan Berani Bersuara dalam Mencegah Bullying dan Radikalisme

Pelajar di Sidoarjo Diajak Berperan Aktif dan Berani Bersuara dalam Mencegah Bullying dan Radikalisme

September 11, 2026
Forum LIntas Agama Bekasi Tegaskan Komitmen Toleransi Tak Sekadar Jargon

Forum LIntas Agama Bekasi Tegaskan Komitmen Toleransi Tak Sekadar Jargon

September 9, 2026
Perkuat Benteng Masyarakat di Era Medsos, Pemkot Pontianak Perkuat Literasi Digital dan Moderasi Beragama

Perkuat Benteng Masyarakat di Era Medsos, Pemkot Pontianak Perkuat Literasi Digital dan Moderasi Beragama

September 9, 2026
Literasi Digital Terhadap Generasi Muda Langkah Penting Cegah Penyebaran Radikalisme

Literasi Digital Terhadap Generasi Muda Langkah Penting Cegah Penyebaran Radikalisme

September 9, 2026
Guru BK Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme di Sekolah

Guru BK Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme di Sekolah

September 9, 2026
Maulid Ikawangi Bogor Jadi Ruang Merawat Persaudaraan dan Tradisi Banyuwangi Endog-Endogan

Maulid Ikawangi Bogor Jadi Ruang Merawat Persaudaraan dan Tradisi Banyuwangi Endog-Endogan

September 5, 2026
Cegah Intoleransi Sejak Bangku Madrasah, Siswa MTsN 2 Medan Didorong Perkuat Nalar Kritis

Cegah Intoleransi Sejak Bangku Madrasah, Siswa MTsN 2 Medan Didorong Perkuat Nalar Kritis

September 5, 2026
Kapolda Jambi Dorong BAMAG LKK Perkuat Komunikasi Lintas Gereja untuk Jaga Kamtibmas

Kapolda Jambi Dorong BAMAG LKK Perkuat Komunikasi Lintas Gereja untuk Jaga Kamtibmas

September 5, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Emrus Sihombing: Tidak Ada Pelanggaran HAM Dalam Tes Wawasan Kebangsaan

    Pakar Usul Perlu Terobosan Baru MBG, Dorong Pilot Project di Kantong Kemiskinan

    MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

    MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

    Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

    Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

    Polisi, FKUB, dan Kampus Bersatu Jaga Maluku dari Penyebaran Radikalisme dan Intoleransi di Ruang Digital

    Polisi, FKUB, dan Kampus Bersatu Jaga Maluku dari Penyebaran Radikalisme dan Intoleransi di Ruang Digital

    Pelajar di Sidoarjo Diajak Berperan Aktif dan Berani Bersuara dalam Mencegah Bullying dan Radikalisme

    Pelajar di Sidoarjo Diajak Berperan Aktif dan Berani Bersuara dalam Mencegah Bullying dan Radikalisme

    Forum LIntas Agama Bekasi Tegaskan Komitmen Toleransi Tak Sekadar Jargon

    Forum LIntas Agama Bekasi Tegaskan Komitmen Toleransi Tak Sekadar Jargon

    Perkuat Benteng Masyarakat di Era Medsos, Pemkot Pontianak Perkuat Literasi Digital dan Moderasi Beragama

    Perkuat Benteng Masyarakat di Era Medsos, Pemkot Pontianak Perkuat Literasi Digital dan Moderasi Beragama

    Literasi Digital Terhadap Generasi Muda Langkah Penting Cegah Penyebaran Radikalisme

    Literasi Digital Terhadap Generasi Muda Langkah Penting Cegah Penyebaran Radikalisme

    Guru BK Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme di Sekolah

    Guru BK Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme di Sekolah

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Bezzecchi Rebut Pole MotoGP Aragon 2026, Marc-Alex Marquez di Baris Terdepan

      Bezzecchi Rebut Pole MotoGP Aragon 2026, Marc-Alex Marquez di Baris Terdepan

      Disiapkan Jadi Pengganti Mo Salah, Liverpool Tebus Barcola dari PSG Rp 2,9 Triliun

      Disiapkan Jadi Pengganti Mo Salah, Liverpool Tebus Barcola dari PSG Rp 2,9 Triliun

      Rodri Resmi Gabung Barcelona, Dikontrak hingga 2030

      Rodri Resmi Gabung Barcelona, Dikontrak hingga 2030

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

      Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

      Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

      Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

      Raul Fernandez Tak Terbendung, Menangi MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

      Raul Fernandez Tak Terbendung, Menangi MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

      Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia

      Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia

      Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

      Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home News Daerah

        Klaim Kelompok Radikal Bencana Indonesia Karena Tak Terapkan Khilafah Menyesatkan

        by admin
        December 1, 2022
        in Daerah, News
        0
        Klaim Kelompok Radikal Bencana Indonesia Karena Tak Terapkan Khilafah Menyesatkan
        496
        SHARES
        1.4k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Kediri – Beberapa waktu lalu Kabupaten Cianjur diguncang gempa dahsyat. Ratusan rumah dan bangunan hancur dan ratusan jiwa melayang. Musibah itu adalah sebuah kejadian alam (natural hazard) yang menimpa manusia, gempa tentu mempunyai konstruksi makna yang beragam.

        Di tengah kesedihan mendalam para korban, kelompok radikal mempolitisasi bencana dalam makna yang sesuai tujuan mereka. Bencana dimaknai sebagai balasan terhadap negeri yang tidak menerapkan khilafah

        Menanggapi adanya narasi tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kediri, KH Abdullah Kafabihi Mahrus mengatakan, apa yang dinarasikan kelompok radikal bahwa bencana yang melanda negeri ini karena bangsa ini tidak menerapkan sistem khilafah adalah sesuatu yang menyesatkan.

        “Bencana yang melanda itu tidak ada hubungannya dengan khilafah. Sekarang di zaman akhir itu banyak sekali musibah atau bencana karena dunia sudah tua. Tentunya kita akan menghadapi itu semua dan itu bukan hanya di Indonesia. Di negara Islam manapun semua itu bisa terjadi. Contohnya Sekarang Saudi Arabia saja bisa kena banjir dan lain-lain. Jadi tidak ada hubungannya bencana dengan khilafah itu,” ujar KH Abdullah Kafabihi Mahrus di Kediri, Kamis (1/12/2022).

        Kiai Kafabihi Mahrus Lirboyo ini juga membantah apa yang dinarasikan kelompok radikal bahwa ajaran Islam dimana Tuhan kerap digambarkan sebagai sosok yang menakutkan dengan segala hukumannya. Karena dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 256 sudah dijelaskan bahwa dalam menganut agama itu tidak ada paksaan.

        “Jadi Islam itu tidak boleh dipaksakan. ‘La ikraha fii diini’. Tidak ada paksaan untuk menganut agama. Artinya kalau kita melakukan dakwah dengan kekerasan atau mengajar dengan kekerasan justru menyalahi pada agama itu sendiri. Karena agama itu adalah kesadaran bukan dengan paksaan,” ujarnya.

        Ia menjelaskan bahwa kelompok-kelompok radikal ini sangat lihai dalam menarasikan hal-hal untuk mencapai tujuannya. Sehingga masyarakat awam malah mudah tertarik dan tergiur untuk ikut mengamini narasi-narawsi tersebut. Untuk itu dirinya meminta masyarakat mewaspadai narasi-narai yang disampaikan kelompok radikal.

        “Itulah ‘hebatnya’ dari kelompok-kelompok tersebut yang cara menyampaikannya sangat menarik. Umat harus waspada dengan kelompok tersebut, di mana mereka menyampaikan agama seolah olah menarik. Bagi orang-orang yang awam yang tidak mengerti ya tentunya gampang kepincut, ketarik atau tergiur dan malah jadi membenarkan. Padahal tidak seperti itu kalau belajar agamanya benar dan dari guru yang benar,” tuturnya,

        Kiai Kafabihi menyampaikan bahwa tidak perlu bangsa Indonesia menganut hukum Islam atau bahkan menerapkan Khilafah. Karena bangsa Indonesia sudah Islami karena  diwujudkan dengan Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika. Empat konsensus nasional itu adalah warisan tokoh-tokoh negara terdahulu yang sebagian besar beragama Islam.

        “Ini adalah warisan yang sangat berharga sekali. Hal ini dibuktikan dengan sampai sekian tahun bangsa kita ini aman, damai, rukun antar sesama umat dan tidak ada masalah. Pancasila, UUD’1945 itu adalah  merupakan solusi yang terbaik. Apakah tokoh-tokoh itu bodoh? Tentunya tidak.  Apa yang sudah dirumuskan para tokoh-tokoh bangsa ini adalah solusi terbaik yang harus kita pertahankan,” terangnya.

        Menurutnya, sudah banyak contohnya negara-negara  di dunia ini  yang menerapkan sistem khilafah justru sampai sekarang masih dilanda konflik berkepanjangan.

        “Jadi sebenarnya sudah terbukti kalau sistem khilafah itu banyak gagal diterapkan di Timur Tengah. Sampai sekarang konfliknya belum berakhir. Jadi apa yang kita miliki ini harus dipertahankan,” tukasnya.

        Untuk itu dirinya meminta masyarakat untuk tidak mudah termakan isu atau narasi propaganda yang menguntungkan kelompok radikal tersebut. Masyarakat juga harus belajar ilmu agama kepada ahlinya agar tidak keliru.

        “Artinya kalau orang itu ahli dalam ilmu agama tentunya cara menyampaikannya adalah dengan cara lemah lembut, bukan dengan paksaan dan bukan dengan kekerasan. Jadi kita harus belajar ilmu agama kepada orang yang ahlinya,” kata mantan Rektor Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri ini.

        Selain itu, lanjutnya, pemerintah dan tokoh agama serta tokoh masyarakat untuk dapat ikut berperan serta dalam menangani atau mematahkan narasi-narasi yang menyesatkan tersebut. Misalkan  mengajak kiai-kiai pesantren menggaungkan kelembutan, dan perdamaian. Pemerintah juga perlu menciptakan rasa aman dari berbagai provokasi dan adu domba.

        “Karena kelompok radikal itu juga tidak senang melihat negara kita ini aman, damai, rukun dan sejahtera,” ucapnya.

        Kiai Kafabihi Mahrus menegaskan kembali agar masyarakat tidak mudah percaya narasi sesat kelompok khilafah. Pasalnya, khilafah itu bukanlah suatu jaminan untuk menjadi kebaikan suatu negara.

        “Lebih baik negara yang sudah ada saja ini kita rawat dengan baik, kita jaga dengan baik. Karena kelompok radikal itu berkedok dengan khilafah yang ujung-ujungnya mereka malah justru ingin menghancurkan negara ini yang sudah terjaga kedamaiannya dan ketoleransiannya,” tandasnya.

        Tags: cianjurgempa bumikelompok radikalKH Abdullah Kafabihi Mahruskhilafahlirboyo
        Share198Tweet124Share50
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        Emrus Sihombing: Tidak Ada Pelanggaran HAM Dalam Tes Wawasan Kebangsaan

        Pakar Usul Perlu Terobosan Baru MBG, Dorong Pilot Project di Kantong Kemiskinan

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        Emrus Sihombing: Tidak Ada Pelanggaran HAM Dalam Tes Wawasan Kebangsaan

        Pakar Usul Perlu Terobosan Baru MBG, Dorong Pilot Project di Kantong Kemiskinan

        September 11, 2026
        MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

        MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

        September 11, 2026
        Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

        Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

        September 11, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019