Jakarta – Batik Danar Hadi merayakan ulang tahun ke-57 dengan meluncurkan koleksi terbaru yang mengusung motif Kembang Parang. Managing Director Batik Danar Hadi, Diana Santosa, menjelaskan bahwa makna di balik motif ini berkaitan dengan transformasi dari yang kuno menjadi modern.
“Kami berupaya menghadirkan motif tradisional yang bisa beradaptasi dalam dunia fesyen, sehingga terlihat lebih kontemporer,” ujarnya di acara Fashion Nation XVII bertajuk “Special 57th Anniversary Batik Danar Hadi Presents Kembang Parang Collection 2024” di Senayan City, Jakarta, Kamis (26/9/2024).
Sebagai catatan, motif Parang adalah salah satu yang tertua dalam batik Indonesia dan sudah ada sejak zaman Keraton Mataram. Corak Perengan, yang berbentuk garis menurun secara diagonal dengan pola mirip huruf S, menjadi ciri khasnya.
“Dalam kesempatan kali ini, Batik Danar Hadi fokus mengembangkan motif-motif tradisional,” lanjut Diana.
Motif batik kuno Parang kini telah diubah menjadi Kembang Parang, yang terinspirasi dari berbagai jenis bunga di Nusantara. Namun, tidak ada satu jenis bunga spesifik yang dijadikan acuan dalam pengembangan motif ini.
“Banyak variasi yang diambil dari berbagai bunga, dan kami tampilkan dalam koleksi ini,” jelasnya.
Motif Parang juga termasuk dalam kategori batik larangan, yang dikenal sebagai Awisan Dalem di Keraton Yogyakarta, di mana penggunaannya diatur dan tidak semua orang diperbolehkan memakainya. Namun, motif Kembang Parang yang dikembangkan oleh Batik Danar Hadi tidak terikat pada aturan tersebut.
“Dari awal itu, Pak Santosa (pendiri Batik Danar Hadi) memang senang banget mengembangkan motif Parang,” kata putri kedua pendiri Batik Danar Hadi, Santosa Doellah dan Danarsih Hadiprijono itu.
Sebab, motif Parang menunjukkan kegagahan pada penggunanya. Kini, saat dikombinasi dengan unsur bunga-bunga khas Indonesia, motif Kembang Parang tidak hanya terlihat gagah tetapi juga elegan.
“Makanya kami, berusaha menampilkan motif tradisional di dalam balutan desain baju yang lebih modern,” jelas Diana.
































































