Nanchang – Tim junior Indonesia akan menghadapi Jepang di babak semifinal Piala Suhandinata 2024. Merah Putih Muda diharapkan siap sejak awal pertandingan.
Manajer tim Rionny Mainaky menilai penampilan melawan India di perempatfinal pada Kamis (3/10/2024) menunjukkan bahwa beberapa atlet masih ragu-ragu dalam bertindak, terutama saat berhadapan dengan pemain yang memiliki serangan cepat.
“Dari penampilan hari ini, anak-anak perlu lebih berhati-hati. Saya melihat beberapa pemain terlihat grogi di perempatfinal. Gerakan mereka tampak ragu, apalagi saat menghadapi lawan yang lebih cepat, mereka cenderung dikendalikan oleh lawan. Ini perlu diperhatikan,” kata Rionny dalam rilis PBSI.
Rionny menekankan pentingnya semangat dan keberanian, serta mental baja yang harus ditunjukkan para pemain dalam pertandingan besok.
“Ubed (Moh Zaki Ubaidillah) memiliki mental bertanding dan keyakinan yang kuat, sehingga saat masuk, dia tampil percaya diri. Dari pemanasan tadi, saya lihat performa mereka bagus, termasuk Dexter/Wahyu dan Mutiara. Ini perlu dipertahankan, termasuk untuk pemain lainnya,” ujarnya.
Dia juga menegaskan bahwa bermain bertahan di gim pendek seperti ini bisa berisiko, sehingga tim perlu mengambil inisiatif untuk menyerang lebih dulu. Beberapa pemain akan diminta untuk mengubah pola permainan agar tidak terlalu pasif.
“Secara ideal, kita harus menempatkan andalan di posisi depan agar bisa mencetak poin terlebih dahulu, tetapi pertahanan juga harus tetap solid agar tidak terkejar. Kami akan mempertimbangkan cara menjaga selisih poin,” tambah Rionny.
“Namun, itu juga tergantung pada hasil undian, jadi semoga strategi yang kami siapkan dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Pertandingan antara Indonesia dan Jepang di Piala Suhandinata dijadwalkan berlangsung di Nanchang International Sports Center Gymnasium, Nanchang, China, pada Jumat (4/10) mulai pukul 16.00 waktu setempat.
































































