Jakarta – Andre Rosiade, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, mengunjungi proyek pembangunan jalan tol Padang-Sicincin di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Dalam kunjungannya, Andre memastikan bahwa uji coba operasional jalan tol tersebut akan dilakukan sesuai jadwal, yakni pada 15 Desember 2024. Ia menyatakan bahwa meskipun ada kemungkinan penundaan beberapa hari, dia berharap uji coba tetap dapat dilaksanakan sesuai rencana, dan dia siap berkoordinasi dengan Ditlantas jika diperlukan.
Andre menegaskan bahwa persiapan untuk uji coba jalan tol sudah berjalan sesuai rencana. Beberapa langkah masih harus dilakukan, seperti survei lapangan bersama Ditlantas Polda Sumbar untuk memastikan kelayakan jalan tol sebelum dioperasikan untuk menyambut libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Andre berharap agar uji coba ini berjalan lancar dan mendapat dukungan dari masyarakat Sumbar.
Andre juga optimis bahwa semua izin kelayakan fungsi dan operasi jalan tol akan selesai pada akhir Januari 2025, dengan harapan tol Padang-Sicincin dapat diresmikan pada Februari 2025. Ia juga menambahkan bahwa pada tahun 2025, gerbang tol di Lubuk Alung akan dibuka.
Selain itu, Andre mengungkapkan bahwa setelah proyek Padang-Sicincin selesai, pembangunan akan dilanjutkan ke seksi Sicincin-Bukittinggi, yang membutuhkan anggaran sekitar Rp 60 triliun. Sebagian besar dana akan berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN), dengan sebagian lainnya berasal dari dana Jepang. Rencana PMN untuk proyek ini akan diajukan pada 2026.
Progres pembangunan jalan tol Padang-Sicincin saat ini sudah mencapai 97,62 persen. Namun, ada beberapa penyempurnaan yang masih dilakukan, terutama pada sambungan antara struktur jalan tol dan badan jalan. Sebelum uji coba dilakukan, pihak PT Hutama Karya (HK) akan melakukan survei kelayakan jalan bersama Ditlantas Polda Sumbar.
Selama uji coba yang akan dilakukan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), pengendara akan dapat menggunakan jalan tol secara gratis. Setelah uji coba, jalan tol akan ditutup sementara untuk penyempurnaan lebih lanjut.

































































