Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa ia mengikuti jejak Presiden pertama Indonesia, Sukarno (Bung Karno), yang membangun Masjid Istiqlal dengan desain dari umat Nasrani. Prabowo membangun sebuah masjid di kawasan kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dengan desain yang dirancang oleh seorang arsitek Katolik.
Prabowo menceritakan hal tersebut saat meresmikan Terowongan Silaturahim yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta pada Kamis (12/12/2024). “Saya juga membuat masjid kecil-kecilan di Hambalang,” kata Prabowo.
Mengenang sejarah, Bung Karno pada 1955 mengadakan sayembara desain untuk Masjid Istiqlal, di mana dewan juri memilih desain arsitektur bertema ‘Ketuhanan’ karya Friedrich Silaban sebagai pemenang. Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Istiqlal dilakukan oleh Bung Karno pada 1961, dan masjid tersebut selesai dibangun pada 1978, berdampingan dengan Gereja Katedral Jakarta.
Friedrich Silaban, arsitek yang mendesain Masjid Istiqlal, adalah seorang Kristen Protestan yang berasal dari Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Prabowo menyebutkan bahwa ia juga mengikuti jejak Bung Karno dengan membangun masjid di Hambalang yang dirancang oleh seorang arsitek Katolik.
Prabowo menegaskan bahwa nilai-nilai yang ditunjukkan oleh Bung Karno, yakni kesatuan dan keragaman dalam masyarakat Indonesia, harus diteladani. “Indonesia adalah negara yang penuh dengan perbedaan agama, suku, dan budaya, tetapi kita tetap satu dalam ikatan kebangsaan,” ungkapnya.
































































