Jakarta – Pertempuran baru menanti Timnas Indonesia di padang hijau Jeddah. Di sana, pasukan Garuda akan berhadapan dengan Irak, skuad yang dikenal mematikan justru di saat-saat menjelang peluit panjang.
Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di King Abdullah Sports City Stadium, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB, bukan sekadar duel fisik dan teknik—ini adalah adu kecerdikan strategi. Indonesia harus menjaga fokus penuh, terutama di 15 menit terakhir, wilayah waktu yang menjadi “ladang pembunuh” bagi Lion of Mesopotamia.
Dari 16 pertandingan yang sudah dijalani, Irak membukukan 26 gol dan hanya kebobolan 11 kali. Menariknya, 11 gol mereka lahir di penghujung laga, saat lawan mulai kehilangan tenaga dan konsentrasi. Seolah Irak sengaja menunggu, menekan pelan-pelan, lalu menghantam di saat paling lemah.
Namun Indonesia bukan tanpa senjata. Dari 28 gol yang dikemas sepanjang kualifikasi, 18 di antaranya tercipta di babak kedua. Artinya, skuad Shin Tae-yong juga tahu bagaimana menjaga napas panjang dan menyalakan semangat di waktu krusial.
Dua pertemuan sebelumnya memang berakhir dengan kemenangan Irak—5-1 dan 2-0—tetapi kali ini, Indonesia datang dengan disiplin baru dan semangat tak mau tunduk. Di atas rumput Jeddah, laga ini akan menjadi duel kesabaran, taktik, dan daya tahan.
Siapa yang bisa bertahan hingga akhir, dia yang akan memenangi perang.
































































