Bandung – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah dan dijalankan oleh Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Polda Jawa Barat menuai banyak apresiasi dari masyarakat. Program ini dianggap membawa manfaat nyata, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menjelaskan, hingga saat ini program MBG telah menjangkau 19 ibu hamil, 52 ibu menyusui, dan 124 anak balita yang tersebar di berbagai wilayah binaan Posyandu.
“Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah dan Polri terhadap peningkatan gizi masyarakat serta langkah strategis menekan angka stunting di Jawa Barat,” ujar Hendra, Senin (13/10/2025).
Lebih dari sekadar pemberian makanan, program MBG juga memberikan edukasi gizi seimbang dan pola makan sehat, agar masyarakat memahami pentingnya asupan bergizi bagi tumbuh kembang anak.
Ucapan Terima Kasih dari Warga: ‘Kami Merasa Diperhatikan’
Rasa syukur pun datang dari para penerima manfaat. Seorang Ketua Posyandu di Bandung mengaku sangat terbantu dengan kehadiran program ini.
“Kami berterima kasih kepada Polda Jabar dan pemerintah atas program Makan Bergizi Gratis. Makanan sehat yang dibagikan sangat membantu keluarga kami, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak. Ini cara nyata mencegah stunting sejak dini,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat kini lebih sadar akan pentingnya gizi seimbang dan peran keluarga dalam menjaga kesehatan anak.
Sinergi Pemerintah dan Polri untuk Generasi Emas Jawa Barat
Menanggapi antusiasme warga, Kombes Pol. Hendra Rochmawan menegaskan bahwa MBG merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah dan kepolisian dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini bukan sekadar kegiatan sosial, tapi bagian dari upaya preventif untuk menciptakan generasi Jawa Barat yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” jelasnya.
Polda Jabar berkomitmen memperluas jangkauan program agar semakin banyak keluarga yang merasakan manfaatnya. Dengan dukungan masyarakat, Hendra optimistis MBG dapat menjadi langkah konkret dalam mewujudkan Jawa Barat yang sehat, kuat, dan berdaya saing.

































































