Jakarta – Tim kayak Indonesia membuka perolehan emas kontingen Merah Putih di SEA Games 2025 melalui nomor mixed kayak four 500 meter yang digelar di Pattaya Rayong, Chon Buri, Rabu. Berdasarkan catatan resmi penyelenggara, nomor ini menjadi sumber medali emas pertama Indonesia pada ajang tahun ini.
Kuartet Indra Hidayat, Ramla Baharuddin, Subhi, dan Stevani Maysche Ibo tampil penuh determinasi. Setelah tertinggal dari Singapura di pertengahan lintasan, mereka melakukan dorongan akhir yang agresif dan berhasil merebut posisi terdepan jelang garis finis.
Tim Indonesia membukukan waktu 1 menit 37,916 detik, hanya unggul tipis dari Singapura yang menorehkan 1 menit 38,161 detik. Padahal di titik 250 meter, Singapura masih memimpin dengan 47,32 detik, diikuti Indonesia (47,73 detik) dan Thailand (47,77 detik).
Pada babak penyisihan, kondisi juga belum sepenuhnya menguntungkan. Indonesia menempati posisi kedua dengan catatan 1 menit 41,725 detik, terpaut hampir satu detik dari Singapura yang memimpin heat. Namun kemampuan membaca ritme lomba dan strategi akselerasi di fase akhir menjadi kunci keberhasilan tim Merah Putih dalam laga final.
Selain emas di nomor campuran, tambahan prestasi datang dari kayak slalom putra. Atlet Indonesia, Krisna Septiana, menempati posisi tercepat pada nomor tunggal, namun harus menerima medali perak setelah penalti dua detik membuat posisinya turun satu peringkat.
Emas Kedua dari Takwondo
Sementara itu, medali emas kedua Indonesia diraih cabang Taekwondo lewat trio Muhammad Rizal, Muhammad Hafizh Fachrul Rhazy, dan Muhammad Alfi Kusuma pada nomor men’s recognized poomsae team.
Emas dari taekwondo sendiri dipastikan setelah tim Indonesia tampil stabil dan presisi pada pertandingan di Island Hall lantai tiga Fashion Island Shopping Mall, Rabu. Mereka mengungguli Filipina yang meraih perak, sementara Malaysia dan Thailand berbagi perunggu.
































































