Jakarta — Survei Indeks Kualitas Kehidupan Beragama Umat Islam 2025 yang dirilis Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama bersama Alvara Strategic Research menunjukkan tren positif, khususnya di kalangan Generasi Z.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag Arsad Hidayat menyebut Gen Z mencatat tingkat toleransi beragama tertinggi dibandingkan generasi lainnya, sekaligus unggul dalam literasi Al Quran.
“Temuan ini menjadi pijakan penting bagi kebijakan penguatan SDM dan kerukunan sosial,” ujar Arsad, Rabu.
Peneliti Alvara Lilik Purwandi menjelaskan, indeks kemampuan membaca Al Quran dengan tartil pada Gen Z mencapai 56,29, lebih tinggi dibandingkan Milenial, Generasi X, dan Baby Boomers.
Dalam indikator toleransi, Gen Z juga mencatat skor tertinggi pada sikap menolak persekusi dan pembubaran kegiatan keagamaan pihak lain, dengan indeks 80,03.
“Gen Z menunjukkan kedewasaan luar biasa dalam menghargai perbedaan,” kata Lilik.
Survei nasional ini melibatkan 1.208 responden Muslim di 34 provinsi dengan metode wawancara tatap muka dan margin of error 2,89 persen. (Ant)

































































