Paris — Paris Saint-Germain meraih kemenangan besar atas Chelsea pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA. Bermain di Parc des Princes, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB, Les Parisiens menang dengan skor meyakinkan 5-2.
Tuan rumah sudah unggul sejak babak pertama melalui gol Bradley Barcola dan Ousmane Dembélé. Chelsea sempat membalas lewat Malo Gusto sehingga skor menjadi 2-1 hingga turun minum.
Chelsea kemudian sempat menyamakan kedudukan pada babak kedua melalui Enzo Fernández di menit ke-55 setelah menerima umpan tarik dari Pedro Neto. Skor berubah menjadi 2-2 dan laga kembali terbuka.
Namun PSG kembali mengambil alih kendali pertandingan. Gol ketiga tercipta pada menit ke-74 lewat Vitinha setelah memanfaatkan kesalahan kiper Chelsea Filip Jørgensen yang kehilangan bola di area pertahanan.
Keunggulan tuan rumah semakin melebar menjelang akhir pertandingan. Khvicha Kvaratskhelia mencetak gol indah lewat sepakan melengkung dari luar kotak penalti pada menit ke-86 untuk membawa PSG unggul 4-2.
Pemain asal Georgia tersebut kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor pada masa injury time setelah menerima umpan dari Achraf Hakimi. Gol itu memastikan kemenangan telak PSG dengan skor akhir 5-2.
Sementara itu, Chelsea sebenarnya sempat mencetak gol melalui João Pedro pada menit ke-79. Namun gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR menyatakan adanya posisi offside dalam proses serangan.
Hasil ini menjadi modal besar bagi PSG yang ditangani Luis Enrique menjelang leg kedua di markas Chelsea. Pertandingan berikutnya akan digelar di Stamford Bridge pada 18 Maret mendatang.
Di sisi lain, keputusan pelatih Chelsea Liam Rosenior memainkan Jørgensen sebagai penjaga gawang utama mendapat sorotan setelah blunder yang berujung gol ketiga PSG.
Meski demikian, Rosenior tetap membela kiper mudanya tersebut.
“Pemain membuat kesalahan. Filip bukan yang pertama membuat kesalahan dan itu bagian dari sepak bola,” kata Rosenior.
Ia menjelaskan bahwa Jørgensen dipilih karena memiliki kemampuan distribusi bola yang dianggap cocok menghadapi tekanan tinggi PSG.
Kekalahan ini membuat Chelsea berada dalam posisi sulit untuk lolos ke perempat final. The Blues harus menang dengan selisih empat gol di leg kedua, atau minimal tiga gol untuk memaksakan pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.

































































