EAST RUTHERFORD – Tim nasional Norwegia akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 28 tahun untuk kembali tampil di fase gugur Piala Dunia. Kemenangan dramatis 3-2 atas Senegal pada laga kedua Grup I Piala Dunia 2026 memastikan langkah The Vikings ke babak 32 besar.
Bermain di New York New Jersey Stadium, Selasa (23/6/2026) pagi WIB, Norwegia menunjukkan mentalitas kuat untuk mengamankan kemenangan penting yang sekaligus menghidupkan kembali kenangan manis generasi emas mereka pada Piala Dunia 1998.
Bintang utama kemenangan Norwegia kembali jatuh ke tangan Erling Haaland. Striker andalan tersebut mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan Marcus Pedersen. Senegal hanya mampu membalas melalui dua gol Ismaila Sarr.
Hasil tersebut membawa Norwegia mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan memastikan tiket ke babak 32 besar. Mereka kini menempati posisi kedua klasemen Grup I, hanya kalah selisih gol dari Prancis yang juga mengumpulkan enam poin.
Laga terakhir antara Norwegia dan Prancis akan menjadi penentu siapa yang berhak keluar sebagai juara grup.
Sejak awal pertandingan, Norwegia tampil agresif dan langsung menekan pertahanan Senegal. Peluang pertama hadir ketika Antonio Musa melepaskan tembakan jarak jauh pada menit kedua, namun bola masih melebar dari sasaran.
Tekanan berlanjut satu menit kemudian melalui sundulan Kristoffer Ajer yang berhasil diamankan kiper Senegal, Edouard Mendy.
Meski mendominasi jalannya pertandingan, Norwegia baru mampu memecah kebuntuan menjelang turun minum. Pada menit ke-43, kesalahan kapten Senegal Kalidou Koulibaly dalam mengantisipasi bola menjadi awal petaka bagi tim Afrika tersebut.
Bola liar berhasil dimanfaatkan Marcus Pedersen yang melepaskan tembakan keras. Mendy sempat menyentuh bola, namun gagal mencegahnya masuk ke gawang. Norwegia pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, Norwegia langsung menambah keunggulan. Baru tiga menit setelah kick-off, Martin Odegaard mengirimkan umpan terobosan yang berhasil diselesaikan Haaland dengan tendangan keras untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Namun Senegal tidak menyerah begitu saja. Pada menit ke-53, Ismaila Sarr memperkecil ketertinggalan setelah menerima umpan matang dari Sadio Mane dan menaklukkan kiper Orjan Nyland dari jarak dekat.
Gol tersebut sempat membangkitkan harapan Senegal. Akan tetapi, Haaland kembali menunjukkan kualitasnya hanya lima menit berselang.
Memanfaatkan umpan Patrick Berg, penyerang Manchester City itu melakukan penyelesaian klinis yang sempat membentur tiang sebelum masuk ke gawang Senegal. Gol tersebut membuat Norwegia kembali menjauh dengan keunggulan 3-1.
Meski tertinggal dua gol, Senegal terus berupaya menekan hingga menit-menit akhir pertandingan. Ismaila Sarr kembali mencatatkan namanya di papan skor pada masa injury time setelah menyambar umpan Nicolas Jackson.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin menegangkan. Namun waktu yang tersisa tidak cukup bagi Senegal untuk mencetak gol penyeimbang sehingga Norwegia tetap keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.
Kemenangan ini memiliki arti istimewa bagi sepak bola Norwegia. Untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1998 di Prancis, mereka kembali berhasil menembus fase gugur turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Keberhasilan tersebut juga menjadi bukti perkembangan generasi baru Norwegia yang diperkuat sejumlah pemain bintang seperti Erling Haaland, Martin Odegaard, Kristoffer Ajer, dan Alexander Sorloth.
Kini, Norwegia akan menghadapi ujian sesungguhnya saat bertemu Prancis dalam laga penentuan juara Grup I. Dengan performa yang terus meningkat dan ketajaman Haaland yang semakin konsisten, The Vikings berpeluang menjadi salah satu kuda hitam yang patut diperhitungkan pada Piala Dunia 2026.

































































