Dallas – Bek muda Timnas Spanyol, Pau Cubarsi, mengaku tidak gentar menghadapi Kylian Mbappe pada laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Prancis. Pengalaman beberapa kali berduel dengan penyerang Real Madrid itu membuatnya percaya diri menghadapi salah satu striker paling berbahaya di dunia.
Pertandingan Prancis kontra Spanyol akan berlangsung di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Duel ini mempertemukan dua tim dengan karakter berbeda. Prancis tampil sebagai salah satu tim paling produktif di turnamen, sedangkan Spanyol menunjukkan pertahanan paling kokoh.
Les Bleus telah mengoleksi 16 gol sepanjang Piala Dunia 2026, hanya terpaut satu gol dari Argentina yang menjadi tim tersubur. Sebaliknya, Spanyol baru sekali kebobolan hingga mencapai semifinal.
Ancaman terbesar Prancis tetap datang dari Mbappe. Penyerang berusia 28 tahun itu sudah mencetak delapan gol dan memimpin daftar top skor sementara bersama Lionel Messi.
Meski demikian, Cubarsi menilai dirinya sudah cukup mengenal gaya bermain Mbappe. Bek berusia 19 tahun itu beberapa kali berhadapan dengan sang penyerang saat memperkuat Barcelona, baik ketika Mbappe masih membela Paris Saint-Germain maupun setelah bergabung dengan Real Madrid.
Catatan pertemuan tersebut juga cukup berpihak kepada Cubarsi. Dari delapan duel melawan Mbappe di level klub, Barcelona yang diperkuat Cubarsi meraih enam kemenangan, sementara dua laga lainnya dimenangi tim yang dibela Mbappe.
Meski percaya diri, Cubarsi tetap memberikan respek tinggi kepada kapten Prancis tersebut. Menurutnya, Mbappe mampu mengubah jalannya pertandingan hanya dalam satu momen.
“Mbappe? Saya tidak takut. Tidak ada rasa gentar. Tapi semua orang tahu kualitasnya. Bahkan jika dia tidak banyak terlibat dalam pertandingan, dia bisa mengubah jalannya laga dengan satu aksi cepat,” kata Cubarsi, dikutip dari Diario AS.
Ia bahkan menyamakan pengaruh Mbappe dengan bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, yang juga kerap menjadi pembeda dalam pertandingan.
“Dia pemain yang unik, seperti Lamine Yamal. Anda harus tetap waspada selama 90 menit,” ujar Cubarsi.
Semifinal di Dallas diperkirakan akan menjadi ujian terbesar bagi lini belakang Spanyol. Jika mampu meredam ketajaman Mbappe, La Furia Roja berpeluang menjaga rekor pertahanan impresif sekaligus mengamankan tiket ke partai final Piala Dunia 2026.
































































