LOMBOK – Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika yang berlangsung 27 lap, Minggu (11/10/2026) siang WIB, berakhir manis untuk Marco Bezzecchi. Pebalap Aprilia itu keluar sebagai juara, sementara Marc Marquez harus puas finis di posisi keenam.
Start berlangsung ketat. Pole sitter Raul Fernandez langsung tancap gas mempertahankan posisi terdepan, sementara Marc Marquez merangsek ke posisi ketiga.
Drama mulai terjadi sejak awal. Di lap kedua, Fermin Aldeguer terjatuh di Tikungan 16. Tak lama, Jorge Martin menyodok naik ke posisi ketiga menguntit Marquez. Kesialan berlanjut, Jack Miller crash, disusul Francesco Bagnaia yang terjatuh di Tikungan 17 pada lap ketujuh.
Di tengah kekacauan itu, posisi terus berubah. Marc Marquez sempat melorot ke urutan kelima. Di belakangnya, terjadi duel keluarga antara Alex Marquez di posisi ketujuh yang dipisahkan Fabio Di Giannantonio dari sang kakak.
Hingga 15 lap berjalan, Raul Fernandez masih nyaman memimpin. Namun Marco Bezzecchi yang terus menempel di posisi kedua tidak memberi celah.
Momen kunci terjadi di lap ke-18. Marquez berhasil naik ke posisi keempat usai menyalip Pedro Acosta. Bersamaan dengan itu, Bezzecchi melakukan manuver krusial dengan mengambil alih pimpinan lomba dari Raul Fernandez.
Petaka bagi Marquez datang di lap ke-22. Ia kehilangan kendali dan melorot dua posisi sekaligus setelah disalip Acosta dan Ai Ogura. Pertarungan posisi keempat makin panas di lap ke-25, di mana Ogura memenangi duel sengit melawan Acosta.
Hingga bendera finis dikibarkan, posisi tidak berubah. Marco Bezzecchi memastikan kemenangan pertamanya sejak Mugello Mei lalu, mengakhiri puasa 8 balapan tanpa kemenangan. Raul Fernandez finis kedua, Jorge Martin ketiga, diikuti Ai Ogura dan Pedro Acosta. Marc Marquez finis keenam.
“Balapan yang berat, akhir pekan yang hebat sekaligus sulit terutama karena kemarin berjalan sangat buruk. Kemenangan ini sangat diperlukan, sudah lama sejak aku memimpin balapan,” kata Bezzecchi dilansir Sky.
Seperti di balapan sebelumnya, Bezzecchi kembali merayakan kemenangan dengan gilingan merica raksasa. Ia menyebut selebrasi itu sebagai tradisi bersama teman-teman di kampung halaman dan rekannya Matteo Baiocco, yang bahkan sempat ia tularkan ke pebalap F1 Kimi Antonelli.
“Yah, sedikit bumbu selalu bagus,” ujarnya sambil tertawa.
Tambahan 25 poin ini menjaga peluang Bezzecchi di klasemen. Ia kini di posisi ketiga dengan 309 poin, terpaut 42 poin dari Marc Marquez dan 46 poin dari pemuncak klasemen Jorge Martin.
































































