Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan Terowongan Silaturahim yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Terowongan ini kini mulai dibuka untuk umum sejak diresmikan pada 12 Desember 2024.
Kepala Bagian Umum dan Humas Masjid Istiqlal, Ismail Chawidu, menyebutkan bahwa masyarakat sudah dapat mengunjungi terowongan tersebut, meski pengaturan layanan kunjungan masih dalam tahap persiapan. Bersama pengurus Gereja Katedral Jakarta, pihaknya sedang menyiapkan sistem pelayanan dan tenaga pendamping bagi para pengunjung.
“Saat ini, kami hanya melayani kunjungan terbatas melalui surat permohonan resmi ke Masjid Istiqlal atau Gereja Katedral,” ujar Ismail, Minggu (22/12/2024).
Dalam kunjungan mendatang, pengunjung akan didampingi petugas untuk memahami filosofi terowongan, yang juga mempertimbangkan keamanan, kebersihan, serta waktu kunjungan agar tidak mengganggu misa di Katedral. Ismail menargetkan semua persiapan selesai pada awal 2025.
Terowongan sepanjang 34 meter dengan kedalaman 6 meter ini juga dilengkapi diorama karya seniman Sunaryo bertema “jembatan hati.” Dibangun menggunakan APBN sebesar Rp 38,9 miliar, proyek ini rampung dalam 280 hari dan juga mencakup area parkir dengan kapasitas 1.000 mobil.
Presiden Prabowo menyatakan bahwa terowongan ini menjadi simbol kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

































































