• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Pakar UGM: Refocusing MBG Sudah Tepat, Kini Saatnya Benahi Tata Kelola agar Tepat Sasaran

Pakar UGM: Refocusing MBG Sudah Tepat, Kini Saatnya Benahi Tata Kelola agar Tepat Sasaran

July 7, 2026
Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

July 28, 2026
Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

July 28, 2026
Pemerintah Perkuat Pencegahan Ekstremisme, Menko Polkam Tekankan Kolaborasi Nasional

Pemerintah Perkuat Pencegahan Ekstremisme, Menko Polkam Tekankan Kolaborasi Nasional

July 28, 2026
BGN Benahi MBG dari Hulu ke Hilir: Larang Barang Subsidi hingga Siapkan Sistem Digital

BGN Benahi MBG dari Hulu ke Hilir: Larang Barang Subsidi hingga Siapkan Sistem Digital

July 28, 2026
RAN PE Fase Kedua Dimulai, BNPT Perkuat Kolaborasi Nasional Cegah Ekstremisme

RAN PE Fase Kedua Dimulai, BNPT Perkuat Kolaborasi Nasional Cegah Ekstremisme

July 28, 2026
Ketua MUI: Keberagaman Ormas Islam Adalah Kekuatan untuk Membangun Bangsa

Ketua MUI: Keberagaman Ormas Islam Adalah Kekuatan untuk Membangun Bangsa

July 28, 2026
Tak Lagi Ditoleransi, 833 Dapur MBG Ditutup Permanen karena Langgar Standar

Tak Lagi Ditoleransi, 833 Dapur MBG Ditutup Permanen karena Langgar Standar

July 28, 2026
Masyarakat Kampus Diajak Padukan Sains, Spiritualitas, dan Pancasila dalam Pendidikan

Masyarakat Kampus Diajak Padukan Sains, Spiritualitas, dan Pancasila dalam Pendidikan

July 28, 2026
Anak-Anak Rentan Jadi Target Rekrutmen Teroris

Perlindungan Anak Tak Cukup Lewat Hukum, Komnas PA Minta Rumah Aman Jadi Pusat Pembinaan

July 28, 2026
Hampir 4.000 Siswa di Sukabumi Nikmati Menu Bergizi MBG, Rendang hingga Sayuran Jadi Andalan

Hampir 4.000 Siswa di Sukabumi Nikmati Menu Bergizi MBG, Rendang hingga Sayuran Jadi Andalan

July 27, 2026
120 Kardinal dan Uskup Asia Kunjungi Istiqlal-Katedral, Soroti Pentingnya Dialog Antaragama

120 Kardinal dan Uskup Asia Kunjungi Istiqlal-Katedral, Soroti Pentingnya Dialog Antaragama

July 27, 2026
Program MBG Jadi Pasar Baru Petani, Melon Lokal Bangka Barat Masuk Dapur SPPG

Program MBG Jadi Pasar Baru Petani, Melon Lokal Bangka Barat Masuk Dapur SPPG

July 27, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Pemerintah Perkuat Pencegahan Ekstremisme, Menko Polkam Tekankan Kolaborasi Nasional

    Pemerintah Perkuat Pencegahan Ekstremisme, Menko Polkam Tekankan Kolaborasi Nasional

    BGN Benahi MBG dari Hulu ke Hilir: Larang Barang Subsidi hingga Siapkan Sistem Digital

    BGN Benahi MBG dari Hulu ke Hilir: Larang Barang Subsidi hingga Siapkan Sistem Digital

    RAN PE Fase Kedua Dimulai, BNPT Perkuat Kolaborasi Nasional Cegah Ekstremisme

    RAN PE Fase Kedua Dimulai, BNPT Perkuat Kolaborasi Nasional Cegah Ekstremisme

    Ketua MUI: Keberagaman Ormas Islam Adalah Kekuatan untuk Membangun Bangsa

    Ketua MUI: Keberagaman Ormas Islam Adalah Kekuatan untuk Membangun Bangsa

    Tak Lagi Ditoleransi, 833 Dapur MBG Ditutup Permanen karena Langgar Standar

    Tak Lagi Ditoleransi, 833 Dapur MBG Ditutup Permanen karena Langgar Standar

    Masyarakat Kampus Diajak Padukan Sains, Spiritualitas, dan Pancasila dalam Pendidikan

    Masyarakat Kampus Diajak Padukan Sains, Spiritualitas, dan Pancasila dalam Pendidikan

    Anak-Anak Rentan Jadi Target Rekrutmen Teroris

    Perlindungan Anak Tak Cukup Lewat Hukum, Komnas PA Minta Rumah Aman Jadi Pusat Pembinaan

    Hampir 4.000 Siswa di Sukabumi Nikmati Menu Bergizi MBG, Rendang hingga Sayuran Jadi Andalan

    Hampir 4.000 Siswa di Sukabumi Nikmati Menu Bergizi MBG, Rendang hingga Sayuran Jadi Andalan

    120 Kardinal dan Uskup Asia Kunjungi Istiqlal-Katedral, Soroti Pentingnya Dialog Antaragama

    120 Kardinal dan Uskup Asia Kunjungi Istiqlal-Katedral, Soroti Pentingnya Dialog Antaragama

    Trending Tags

    • Religi
      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Festival Waisak 2026 Jadi Ruang Penguatan Toleransi dan Persatuan Lintas Umat Beragama

      Festival Waisak 2026 Jadi Ruang Penguatan Toleransi dan Persatuan Lintas Umat Beragama

      Waisak di Borobudur Buktikan Kerukunan Umat Beragama Indonesia Kian Kokoh

      Waisak di Borobudur Buktikan Kerukunan Umat Beragama Indonesia Kian Kokoh

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

      Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

      Menuju Piala Dunia 2030, Zidane, Klopp, dan Guardiola Dikaitkan dengan Kursi Pelatih Timnas Elite

      Menuju Piala Dunia 2030, Zidane, Klopp, dan Guardiola Dikaitkan dengan Kursi Pelatih Timnas Elite

      Juara Dunia 2026, Spanyol Gusur Argentina dari Puncak Ranking FIFA

      Juara Dunia 2026, Spanyol Gusur Argentina dari Puncak Ranking FIFA

      Gagal Pertahankan Gelar, Messi: Kami Sudah Memberikan Segalanya

      Gagal Pertahankan Gelar, Messi: Kami Sudah Memberikan Segalanya

      Spanyol Borong Penghargaan Individu Piala Dunia 2026, Rodri Dinobatkan Pemain Terbaik

      Spanyol Borong Penghargaan Individu Piala Dunia 2026, Rodri Dinobatkan Pemain Terbaik

      Ferran Torres Antar Spanyol Taklukkan Argentina, La Furia Roja Raih Gelar Dunia

      Ferran Torres Antar Spanyol Taklukkan Argentina, La Furia Roja Raih Gelar Dunia

      Fajar/Fikri Juara Japan Open 2026, Tumbangkan Ganda Nomor Satu Dunia di Final

      Fajar/Fikri Juara Japan Open 2026, Tumbangkan Ganda Nomor Satu Dunia di Final

      Banjir Gol, Sikat Prancis 6-4 Inggris Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026

      Banjir Gol, Sikat Prancis 6-4 Inggris Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026

      ‘Kami Sudah Sangat Dekat’, Kane Ungkap Kesedihan usai Inggris Tersingkir

      ‘Kami Sudah Sangat Dekat’, Kane Ungkap Kesedihan usai Inggris Tersingkir

    • Budaya
    • Lifestyle
      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Napi Berisiko Tinggi, Ammar Zoni Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum di Nusakambangan

      Napi Berisiko Tinggi, Ammar Zoni Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum di Nusakambangan

      Ammar Zoni Ketahuan Edarkan Narkoba di Dalam Rutan, Dihukum Sel Isolasi 40 Hari

      Ammar Zoni Ketahuan Edarkan Narkoba di Dalam Rutan, Dihukum Sel Isolasi 40 Hari

      Trending Tags

      • Opini
        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        Hari Pertama MBG Pasca Libur Sekolah: Kangen Itu Terbayarkan

        Hari Pertama MBG Pasca Libur Sekolah: Kangen Itu Terbayarkan

        Suara-Suara Kecil Ketika MBG Datang Lagi Setelah Libur Sekolah Usai

        Suara-Suara Kecil Ketika MBG Datang Lagi Setelah Libur Sekolah Usai

        Suara Jalanan untuk MBG: Antara Kritik, Dukungan, dan Harapan Perbaikan

        Suara Jalanan untuk MBG: Antara Kritik, Dukungan, dan Harapan Perbaikan

        Suara-suara Kecil Murid Sekolah Menunggu Hadirnya Kembali MBG

        Suara-suara Kecil Murid Sekolah Menunggu Hadirnya Kembali MBG

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home News Daerah

        Pakar UGM: Refocusing MBG Sudah Tepat, Kini Saatnya Benahi Tata Kelola agar Tepat Sasaran

        by admin
        July 7, 2026
        in Daerah, Ekonomi, News
        0
        Pakar UGM: Refocusing MBG Sudah Tepat, Kini Saatnya Benahi Tata Kelola agar Tepat Sasaran
        506
        SHARES
        1.4k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        YOGYAKARTA – Kebijakan pemerintah melakukan refocusing Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sebagai momentum penting untuk mengembalikan program tersebut pada tujuan utamanya, yakni meningkatkan status gizi masyarakat dan menekan angka stunting. Namun, perbaikan dinilai tidak cukup hanya dengan mengubah kelompok penerima manfaat, melainkan harus menyentuh keseluruhan tata kelola program, mulai dari mekanisme penyediaan makanan, distribusi, hingga sistem evaluasi hasil.

        Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc., mengatakan sejak awal perlu ada pemisahan yang jelas antara program penanggulangan stunting dan penyediaan makanan bergizi bagi peserta didik. Menurutnya, intervensi penurunan stunting selama ini telah dilakukan melalui berbagai program yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sehingga MBG perlu dirancang secara lebih spesifik agar tidak kehilangan fokus kebijakan.

        “Kalau tujuan MBG adalah meningkatkan status gizi dan mengatasi stunting, tentu semua orang sepakat itu tujuan yang baik. Persoalannya adalah bagaimana program itu dirancang dan dijalankan,” ujarnya, Senin (7/7).

        Ia menilai arah kebijakan pemerintah sudah berada di jalur yang benar dengan melakukan penyesuaian terhadap pelaksanaan MBG. Meski demikian, refocusing seharusnya tidak berhenti pada pengurangan atau pengalihan sasaran penerima, tetapi juga menjadi kesempatan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap desain program yang selama ini berjalan.

        Sri Raharjo menyoroti distribusi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menurutnya belum sepenuhnya sejalan dengan tujuan penanganan stunting. Ia mengamati pembangunan dapur MBG lebih banyak berlangsung di wilayah yang memiliki infrastruktur memadai dan mudah dijangkau, sementara daerah dengan prevalensi stunting tinggi, terutama di kawasan Indonesia Timur seperti Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur, justru masih menghadapi keterbatasan layanan.

        “Kalau memang ingin setia pada tujuan mengatasi stunting, maka fasilitas penyediaan makanan bergizi seharusnya diprioritaskan di kantong-kantong stunting. Yang terjadi sekarang justru tidak konsisten dengan tujuan tersebut,” katanya.

        Menurut dia, kondisi tersebut tidak terlepas dari target pemerintah yang pada tahap awal berupaya memperluas jangkauan penerima manfaat secara cepat. Akibatnya, pembangunan SPPG dilakukan secara masif sebelum kesiapan standar keamanan pangan, sanitasi, sumber daya manusia, hingga rantai pasok benar-benar matang.

        Ia menilai situasi tersebut turut berkontribusi terhadap munculnya berbagai persoalan di lapangan, termasuk kasus keracunan makanan yang kemudian mendorong pemerintah melakukan penyempurnaan standar operasional dapur MBG.

        “Sejak awal targetnya terlalu ambisius. Setelah banyak terjadi kasus keracunan, pemerintah akhirnya baru melakukan pembenahan. Seharusnya kesiapan itu disusun terlebih dahulu sebelum program dijalankan secara besar-besaran,” ujarnya.

        Sri Raharjo juga mengkritisi mekanisme pembangunan dapur MBG yang mengandalkan yayasan maupun investor. Skema tersebut dinilai secara alami mendorong investasi mengalir ke daerah yang memiliki akses infrastruktur, pasokan bahan pangan, listrik, serta tenaga kerja yang lebih memadai.

        Sebaliknya, wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang justru memiliki tingkat stunting lebih tinggi berpotensi tertinggal karena dianggap kurang menarik dari sisi investasi.

        “Kalau mekanismenya berbasis investasi, tentu investor akan memilih lokasi yang pasokan bahan pangannya mudah, listrik tersedia, SDM ada. Akibatnya daerah yang justru membutuhkan menjadi tertinggal,” katanya.

        Sebagai alternatif, ia mengusulkan agar pemerintah memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia di sekolah, terutama kantin atau dapur yang sudah memenuhi standar operasional. Menurutnya, pendekatan tersebut dapat mengurangi kebutuhan pembangunan infrastruktur baru sekaligus mempercepat pelaksanaan program melalui koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan.

        Selain persoalan tata kelola, Sri Raharjo menilai aspek keamanan pangan perlu memperoleh perhatian yang lebih besar. Selama ini penyelenggaraan SPPG dinilai lebih banyak bertumpu pada penyusunan menu bergizi oleh tenaga gizi, sementara produksi makanan dalam skala besar juga membutuhkan keterlibatan ahli teknologi pangan yang memiliki kompetensi dalam menjamin keamanan pangan.

        “Persoalannya bukan hanya gizinya cukup atau tidak, tetapi makanannya aman atau tidak. Itu merupakan kompetensi utama teknologi pangan,” ujarnya.

        Ia menjelaskan bahwa setiap tahapan, mulai dari pengadaan bahan baku, penyimpanan, proses memasak, hingga distribusi makanan, harus memenuhi standar keamanan pangan. Dalam produksi ribuan porsi setiap hari, kesalahan kecil dalam proses pemasakan dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri yang berujung pada keracunan makanan.

        Sri Raharjo juga mengingatkan agar perdebatan mengenai penggunaan pangan olahan dalam MBG tidak dilakukan secara hitam-putih. Menurutnya, tidak semua produk pangan olahan memiliki kualitas rendah. Dalam kondisi tertentu, pangan olahan yang diproduksi sesuai standar justru dapat membantu menjaga keamanan pangan sekaligus mempermudah distribusi makanan bergizi.

        Untuk meningkatkan efektivitas program, ia mengusulkan tiga agenda utama dalam pelaksanaan refocusing MBG. Pertama, intervensi harus diprioritaskan kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan, terutama masyarakat di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi serta peserta didik yang mengalami masalah gizi.

        Kedua, pemerintah perlu mengevaluasi mekanisme penyediaan makanan, khususnya di daerah 3T. Apabila skema pembangunan dapur berbasis investasi tidak berjalan efektif, penyediaan fasilitas menurutnya harus menjadi tanggung jawab pemerintah agar pelayanan tetap dapat menjangkau wilayah yang paling membutuhkan.

        Ketiga, keberhasilan MBG seharusnya diukur berdasarkan perubahan status gizi penerima manfaat, bukan semata-mata jumlah porsi makanan yang berhasil didistribusikan. Karena itu, ia mendorong adanya pengukuran kondisi gizi sejak awal (baseline) dan evaluasi berkala untuk mengetahui dampak nyata program.

        “Kalau tujuan program ini meningkatkan status gizi, maka keberhasilannya harus diukur dari perubahan status gizi penerimanya. Harus ada data awal, lalu diukur kembali setelah satu tahun. Itu yang menjadi indikator keberhasilan,” tegasnya.

        Sri Raharjo menilai kebijakan refocusing merupakan keputusan yang tepat untuk memperbaiki pelaksanaan MBG. Namun, ia mengingatkan bahwa evaluasi tersebut sebaiknya menjadi proses yang berkelanjutan sehingga program tidak hanya berhasil memperluas cakupan layanan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan status gizi dan percepatan penurunan stunting di Indonesia.

        Tags: MBGProf Sri RaharjorefocusingStuntingtata kelolaUGM
        Share202Tweet127Share51
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        July 28, 2026
        Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

        Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

        July 28, 2026
        Pemerintah Perkuat Pencegahan Ekstremisme, Menko Polkam Tekankan Kolaborasi Nasional

        Pemerintah Perkuat Pencegahan Ekstremisme, Menko Polkam Tekankan Kolaborasi Nasional

        July 28, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019