Baghdad – Gugus Tugas Gabungan Operasi Inherent Resolve (CJTF-OIR) menyampaikan bahwa koalisi militer pimpinan Amerika Serikat di Irak telah berhasil menghancurkan tiga tempat persembunyan milik kelompok militan ISIS.
“Lewat koordinasi dengan Pemerintah Irak, pesawat koalisi berhasil menghancurkan tiga tempat persembunyian kelompok ISIS di Wadi al-Shai, Irak,” kata Juru bicara CJTF-OIR Kolonel Myles B. Caggins III dalam sebuah pernyataan tertulis, seperti dikutip dari laman Sputnik, Minggu (21/6).
Lebih lanjut, Caggins mengatakan bahwa serangan udara tersebut merupakan bagian dari misi koalisi AS dalam menjaga keamanan di Irak.
“Menghancurkan persembunyian ISIS berdampak pada terjaganya keamanan di sejumlah kota dan desa. Tiap-tiap serangan udara dilakukan atas permintaan Pemerintah Irak, dalam upaya mengalahkan ISIS secara permanen,” ucap Caggins.
Sementara itu pada Kamis lalu, Kepala Komando Pusat Jenderal Kenneth McKenzie mengatakan bahwa sebagian masyarakat Irak tidak menginginkan adanya penarikan pasukan AS.
Perdebatan mengenai kehadiran pasukan asing di Irak meningkat usai serangan pesawat tanpa awak (drone) AS di dekat Bandara Internasional Baghdad pada Januari lalu menewaskan Abu Mahdi al-Muhandis, seorang wakil komandan grup milisi Syiah Irak.
Usai terjadinya serangan udara saat itu, parlemen Irak mengadopsi sebuah resolusi yang mendorong dilakukannya penarikan semua pasukan asing.(FER)

































































