• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Mimbar Agama Disalahgunakan Untuk Ideologisasi, Agitasi, dan Politisasi Bukan Hal Baru

Mimbar Agama Disalahgunakan Untuk Ideologisasi, Agitasi, dan Politisasi Bukan Hal Baru

June 30, 2022
MBG Berperan Strategis Tingkatkan Kualitas SDM Asal dengan Tata Kelola yang Tepat

Survei Poltracking: Mayoritas Masyarakat Ingin Program MBG Tetap Dilanjutkan

June 5, 2026
Putri KW Tersingkir Dramatis, Indonesia Kehabisan Wakil di Tunggal Putri Indonesia Open 2026

Putri KW Tersingkir Dramatis, Indonesia Kehabisan Wakil di Tunggal Putri Indonesia Open 2026

June 5, 2026
Unggul Lebih Dulu, Prancis Dipaksa Menyerah oleh Pantai Gading

Unggul Lebih Dulu, Prancis Dipaksa Menyerah oleh Pantai Gading

June 5, 2026
Nanik Deyang Mulai Bersih-Bersih Internal BGN, Fokus Kualitas dan Efisiensi

Nanik Deyang Mulai Bersih-Bersih Internal BGN, Fokus Kualitas dan Efisiensi

June 5, 2026
Anjangsana Waisak Perkuat Semangat ‘Seduluran Saklawase’ di Kota Batu

Anjangsana Waisak Perkuat Semangat ‘Seduluran Saklawase’ di Kota Batu

June 5, 2026
Nilai-Nilai Agama Tak Hanya Hadir dalam Bentuk Aturan dan Hukum, Tapi Juga Lewat Keindahan Budaya

Nilai-Nilai Agama Tak Hanya Hadir dalam Bentuk Aturan dan Hukum, Tapi Juga Lewat Keindahan Budaya

June 5, 2026
Inersia Desa & Problem Tata Kelola MBG

Inersia Desa & Problem Tata Kelola MBG

June 5, 2026
Presiden Timor Leste Kagumi Harmoni Beragama di Indonesia

Presiden Timor Leste Kagumi Harmoni Beragama di Indonesia

June 5, 2026
FGD Densus 88 Soroti Pentingnya Literasi Digital untuk Bentengi Anak dari Radikalisme

FGD Densus 88 Soroti Pentingnya Literasi Digital untuk Bentengi Anak dari Radikalisme

June 5, 2026
Derbi Merah Putih di Perempatfinal, Indonesia Pastikan Wakil Ganda Putri ke Semifinal

Derbi Merah Putih di Perempatfinal, Indonesia Pastikan Wakil Ganda Putri ke Semifinal

June 4, 2026
DPR Tegaskan Anggaran Pendidikan dan Program MBG Tak Bisa Ditunda di Tengah Tekanan APBN

DPR Dorong Reformasi Tata Kelola BGN Usai Terbongkarnya Dugaan Korupsi MBG

June 4, 2026
Ekonom UI: MBG Jadi Motor Baru Pertanian dan Buka 1,4 Juta Lapangan Kerja

MBG Bisa Ciptakan 3 Juta Lapangan Kerja dan Hidupkan Ekonomi Desa

June 4, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    MBG Berperan Strategis Tingkatkan Kualitas SDM Asal dengan Tata Kelola yang Tepat

    Survei Poltracking: Mayoritas Masyarakat Ingin Program MBG Tetap Dilanjutkan

    Nanik Deyang Mulai Bersih-Bersih Internal BGN, Fokus Kualitas dan Efisiensi

    Nanik Deyang Mulai Bersih-Bersih Internal BGN, Fokus Kualitas dan Efisiensi

    Anjangsana Waisak Perkuat Semangat ‘Seduluran Saklawase’ di Kota Batu

    Anjangsana Waisak Perkuat Semangat ‘Seduluran Saklawase’ di Kota Batu

    Nilai-Nilai Agama Tak Hanya Hadir dalam Bentuk Aturan dan Hukum, Tapi Juga Lewat Keindahan Budaya

    Nilai-Nilai Agama Tak Hanya Hadir dalam Bentuk Aturan dan Hukum, Tapi Juga Lewat Keindahan Budaya

    Presiden Timor Leste Kagumi Harmoni Beragama di Indonesia

    Presiden Timor Leste Kagumi Harmoni Beragama di Indonesia

    FGD Densus 88 Soroti Pentingnya Literasi Digital untuk Bentengi Anak dari Radikalisme

    FGD Densus 88 Soroti Pentingnya Literasi Digital untuk Bentengi Anak dari Radikalisme

    DPR Tegaskan Anggaran Pendidikan dan Program MBG Tak Bisa Ditunda di Tengah Tekanan APBN

    DPR Dorong Reformasi Tata Kelola BGN Usai Terbongkarnya Dugaan Korupsi MBG

    Ekonom UI: MBG Jadi Motor Baru Pertanian dan Buka 1,4 Juta Lapangan Kerja

    MBG Bisa Ciptakan 3 Juta Lapangan Kerja dan Hidupkan Ekonomi Desa

    Paparan Radikalisme pada Remaja Meningkat, DPR Dorong Penguatan Komunikasi Keluarga

    Paparan Radikalisme pada Remaja Meningkat, DPR Dorong Penguatan Komunikasi Keluarga

    Trending Tags

    • Religi
      Waisak di Borobudur Buktikan Kerukunan Umat Beragama Indonesia Kian Kokoh

      Waisak di Borobudur Buktikan Kerukunan Umat Beragama Indonesia Kian Kokoh

      Tiga Langkah Kemenag Usai Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren

      Pengendalian Ego Kunci Merawat Kerukunan, Toleransi dan Perdamaian

      Jelang Waisak 2026, Bhante Wongsin Ajak Umat Perkuat Moralitas untuk Mewujudkan Perdamaian Dunia

      Jelang Waisak 2026, Bhante Wongsin Ajak Umat Perkuat Moralitas untuk Mewujudkan Perdamaian Dunia

      Api Dharma dari Mrapen Mulai Dikarak ke Borobudur, Simbol Cahaya Kebijaksanaan Waisak 2026

      Api Dharma dari Mrapen Mulai Dikarak ke Borobudur, Simbol Cahaya Kebijaksanaan Waisak 2026

      Relawan Katolik Bantu Amankan Salat Iduladha di DIY, Wujud Nyata Toleransi Lintas Iman

      Relawan Katolik Bantu Amankan Salat Iduladha di DIY, Wujud Nyata Toleransi Lintas Iman

      Pecalang Bantu Amankan Salat Iduladha di Karangasem, Potret Toleransi Antarumat Beragama di Bali

      Pecalang Bantu Amankan Salat Iduladha di Karangasem, Potret Toleransi Antarumat Beragama di Bali

      Ribuan Jemaah Salat Iduladha di Halaman Gereja Koinonia, Potret Toleransi di Jatinegara Dipuji

      Ribuan Jemaah Salat Iduladha di Halaman Gereja Koinonia, Potret Toleransi di Jatinegara Dipuji

      Iduladha Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Ketahanan Pangan

      Iduladha Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Ketahanan Pangan

      Peringatan Kenaikan Yesus Kristus, Khofifah Ajak Warga Jatim Perkuat Toleransi dan Kepedulian Sosial

      Peringatan Kenaikan Yesus Kristus, Khofifah Ajak Warga Jatim Perkuat Toleransi dan Kepedulian Sosial

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Putri KW Tersingkir Dramatis, Indonesia Kehabisan Wakil di Tunggal Putri Indonesia Open 2026

      Putri KW Tersingkir Dramatis, Indonesia Kehabisan Wakil di Tunggal Putri Indonesia Open 2026

      Unggul Lebih Dulu, Prancis Dipaksa Menyerah oleh Pantai Gading

      Unggul Lebih Dulu, Prancis Dipaksa Menyerah oleh Pantai Gading

      Derbi Merah Putih di Perempatfinal, Indonesia Pastikan Wakil Ganda Putri ke Semifinal

      Derbi Merah Putih di Perempatfinal, Indonesia Pastikan Wakil Ganda Putri ke Semifinal

      Al Nassr Juara Liga Arab Saudi, Cristiano Ronaldo Menangis Haru

      Al Nassr Juara Liga Arab Saudi, Cristiano Ronaldo Menangis Haru

      Juara Liga Europa, Penantian Panjang Aston Villa, dan Rekor Unay Emery

      Juara Liga Europa, Penantian Panjang Aston Villa, dan Rekor Unay Emery

      Arsenal Juara Liga Inggris! Puasa Gelar 22 Tahun Akhirnya Berakhir

      Arsenal Juara Liga Inggris! Puasa Gelar 22 Tahun Akhirnya Berakhir

      Portugal Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Tetap Jadi Andalan

      Portugal Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Tetap Jadi Andalan

      Man City Ditahan Bournemouth 1-1, Arsenal Jawara Liga Inggris

      Man City Ditahan Bournemouth 1-1, Arsenal Jawara Liga Inggris

      Resmi! Xabi Alonso Nahkodai Chelsea Empat Musim ke Depan

      Resmi! Xabi Alonso Nahkodai Chelsea Empat Musim ke Depan

    • Budaya
    • Lifestyle
      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Napi Berisiko Tinggi, Ammar Zoni Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum di Nusakambangan

      Napi Berisiko Tinggi, Ammar Zoni Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum di Nusakambangan

      Ammar Zoni Ketahuan Edarkan Narkoba di Dalam Rutan, Dihukum Sel Isolasi 40 Hari

      Ammar Zoni Ketahuan Edarkan Narkoba di Dalam Rutan, Dihukum Sel Isolasi 40 Hari

      Trending Tags

      • Opini
        Inersia Desa & Problem Tata Kelola MBG

        Inersia Desa & Problem Tata Kelola MBG

        MBG: Antara Siswa Sekolah dan Kelompok Rentan 3B

        MBG: Antara Siswa Sekolah dan Kelompok Rentan 3B

        MBG dan Penanganan Stunting di Indonesia

        MBG dan Penanganan Stunting di Indonesia

        Pengurangan Anggaran MBG dan Nilai Manfaat: Menjaga Efektivitas Program, Bukan Sekadar Besaran Angka

        Pengurangan Anggaran MBG dan Nilai Manfaat: Menjaga Efektivitas Program, Bukan Sekadar Besaran Angka

        MBG dan Jalan Pemerataan: Menimbang Spirit Sajogyo dalam Pembangunan Desa

        MBG dan Jalan Pemerataan: Menimbang Spirit Sajogyo dalam Pembangunan Desa

        KSP, Kejagung, KPK dan Pencegahan Korupsi Program MBG

        KSP, Kejagung, KPK dan Pencegahan Korupsi Program MBG

        Program MBG sebagai Instrumen Stabilitas Pasar dan Transformasi Ekonomi Rakyat

        Program MBG sebagai Instrumen Stabilitas Pasar dan Transformasi Ekonomi Rakyat

        Ribuan SPPG Di-suspend, Fakta dan Langkah Tegas

        Ribuan SPPG Di-suspend, Fakta dan Langkah Tegas

        Narasi Utang Negara karena MBG: Betul atau Tidak?

        Narasi Utang Negara karena MBG: Betul atau Tidak?

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home News Daerah

        Mimbar Agama Disalahgunakan Untuk Ideologisasi, Agitasi, dan Politisasi Bukan Hal Baru

        by admin
        June 30, 2022
        in Daerah, News
        0
        Mimbar Agama Disalahgunakan Untuk Ideologisasi, Agitasi, dan Politisasi Bukan Hal Baru

        Dr. Moch Syarif Hidayatullah

        496
        SHARES
        1.4k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Bogor – Mimbar agama menjadi sarana paling efektif untuk menyampaikan banyak hal, paling khusus soal ajaran agama. Karena itu, mimbar agama sangat rentan disalahgunakan kelompok tertentu seperti radikalisme yang mengatasnamakan agama untuk melakukan penyebaran atau propaganda paham mereka. Dan itu berlaku di semua agama.

        “Itu harus diakui karena faktanya mimbar agama dari dulu sampai sekarang. Seperti di Islam, dakwah-dakwah melalui mimbar agama seperti khotbah Jumat sudah sejak awal dipakai untuk menyampaikan ajaran Islam,” ujar Dr. Moch Syarif Hidayatullah, Ketua Umum Asosiasi Dai dan Daiyah Indonesia (ADDI) di Bogor, Kamis (30/6/2022).

        Oleh karenanya, ada penjelasan juga di dalam hadis yang menyebut ketika khotib sedang berkhotbah, jamaah dilarang melakukan aktivitas lain selain mendengarkan khotbah itu.

        “Supaya apa? Supaya khotbah itu bisa dipahami, bisa dimengerti lalu kemudian bisa diimplementasikan atau diamalkan,” imbuhnya.

        Tapi, ungkap Syarif, dalam perjalanan penggunaan mimbar masjid ini yang khususnya di media khotbah dipakai untuk ideoligasasi untuk kepentingan ideologi tertentu seperti dalam Islam soal teologi maupun fiqih. Hal ini menjadi bahan penelitian dalam desertasinya yang secara khusus tentang khotbah jihad.

        “Bahkan mimbar khotbah dipakai juga untuk memobilisasi massa, misalkan berjihad. Termasuk yang saya teliti dalam konteks perang Aceh itu digerakkan juga melalui mimbar khotbah,” ungkap Wakil Dekan Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Syarif HIdayatullah Jakarta ini.

        Syarif menilai tidak bisa dipungkiri bahwa mimbar dakwah di masjid atau tempat ibadah agama lain, sangat efektif untuk menyampaikan ajaran kepada jamaah dan para jamaah cenderung sangat memperhatikan apa yang disampaikan penceramah. Maka disinilah kemudian dipakai oleh kelompok kepentingan tertentu, kelompok ideologi tertentu untuk melakukan ideologisasi, untuk melakukan agitasi, politisasi, dan seterusnya.

        Maka, menurutnya, inilah pentingnya buat para dai atau khotib atau penceramah untuk diberikan juga wawasan bahwa dalam berceramah atau dalam menyampaikan materi keagamaan di mimbar agama atau di kegiatan dakwah yang lain itu ada tanggung jawabnya. Baik tanggung jawab moral, tanggung jawab kepada Allah SWT terhadap apapun yang disampaikan.

        “Saya sampaikan jangan sampai mimbar masjid itu dipakai untuk kepentingan agitasi, dipakai untuk kepentingan yang bukan kepentingan agama. Apalagi seperti biasa dalam musim-musim Pilpres, Pilkada, Pilgub itu ada kelompok-kelompok kepentingan yang sengaja masuk ke masjid untuk mengganggu,” tutur Syarif.

        Menurutnya, hal ini harus disadari meski dalam pengamantannya, kadang-kadang ada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) juga ikut- terlibat di situ. Padahal, DKM seharusnya menjadi wasit dengan mengingatkan para khatib atau ustaz atau dai agar tidak keluar dari perspektif agama.

        “Intinya peran DKM sangat penting dimana sebelum khotib itu naik mimbar untuk mengingatkan materi dakwah agar tidak offside,” ungkapnya.

        Namun ia mengakui hanya sebagian kecil masjid yang offside sehingga ikut dalam residu Pilpres atau residu politik praktis, dan sebagainya. Kemudian menggunakan masjid untuk kendaraan politik tertentu dengan mengagitasi masyarakat untuk diarahkan kepada pilihan tertentu, diarahkan untuk menyerang atau membenci pemerintah, menyerang apa yang kemudian mereka sebut sebagai rezim.

        Lebih fatalnya lagi, ungkap Syarif, di sini ada orang-orang yang mengikuti atau mendengarkan khotbah itu misalkan ASN atau orang-orang profesional. Padahal mereka  ingin salat di masjid tetapi kemudian dia mendengarkan agitasi itu, mendengarkan sesuatu yang sebetulnya diluar penjelasan agama.

        “Disitulah kepentingan politik praktis yang membonceng entah itu sadar atau tidak sadar si khotib menyampaikan itu, entah dia bagian dari tim sukses atau tidak, entah dia mewakili  kepentingan ideologi tertentu atau tidak. Apalagi kalau dia mewakili ideologi tertentu yang bertentangan dengan ideologi bangsa,” paparnya.

        Ia mengatakakan, dalam mendengarkan khotbah umumnya pikiran jamaah itu dalam konteks kosong, fokus, gelas kosong yang diisi air. Sehingga isi ceramahi tu akan ditelan mentah-mentah karena disampaikan menggunakan mimbar agama sehingga seolah-olah itu pasti adalah bagian dari suara agama, padahal itu suara kepentingan.

        “Maka di sinilah pentingnya kita sebagai jamaah yang mendengarkan khotbah, mendengarkan dakwah perlu untuk melihat siapa ini yang berdakwah, siapa dainya, siapa khotibnya dan lain sebagainya,” jelas Syarif.

        Ia mengungkapkan saat adanya rilis soal ustaz radikal, dai radikal, khotib radikal, bahkan masjid radikal, pasti disambut ‘gemuruh’ suara pro dan kontra seolah-olah menjadi justifikasi bahwa ada Islamofobia, ada peminggiran peran umat Islam. Padahal faktanya memang hal tersebut diatas memang ada.

        Syarif melanjutkan, kalau seseorang melabeli dirinya sebagai ustaz, tentu bicaranya dalam konteks agama. Pun kalau politisi, tentunya pasti bicaranya soal kepentingan politik dan itu tidak boleh dilakukan di mimbar dakwah.

        “Tapi kadang-kadang di masjid atau di mimbar dakwah, ketemu dengan ustaz-ustaz yang mungkin tidak jelas ini posisinya, dia ini sebagai dai atau sebagai politisi atau sebagai tim sukses. Nah ini yang tentunya kita perlu hati-hati,” imbuhnya.

        Sebenarnya, katanya, masjid atau mimbar dakwah keagamaan tidak pernah salah. Tetapi bagaimana orang-orang yang memanfaatkannya itu. Dan biasanya ada banyak aktornya, ada DKM, ustad, dan ada juga donatur. Bahkan kadang DKM dikendalikan dan atas pesanan donatur.

        “Itu memang fakta yang tidak bisa kita pungkiri, tetapi memang tidak bisa fakta ini kita generalisasi. Tidak boleh mengeneralisir sesuatu yang sebetulnya bukan fenomena umat. Ada fenomena seperti itu, kita berbohong kalau kita mengatakan itu tidak ada,” tegasnya.

        Lebih lanjut, Syarif mengajak semua pihak untuk memberi perhatian kepada masjid-masjid yang ada di lingkungan pemerintahan yang disitu menjadi tempat ASN beribadah. Jangan sampai khotib maupun sebagai penceramah, yang diundang justru yang selama ini bekoar koar menolak pemerintah, menolak Pancasila, menolak Undang Undang Dasar 1945, tidak mau hormat bendera Merah Putih, tidak mau menyanyikan Indonesia Raya, dan  ideologi yang dia sampaikan dalam ceramahnya, dalam tulisannya ideologi yang berbeda dengan ideologi bangsa.

        “Padahal ideologi Pancasila yang sudah disepakati oleh mayoritas umat Islam dimana para ulama juga ikut terlibat disitu. NU terlibat disitu, Muhammadiyah, MUI, ikut terlibat juga organisasi-organisasi yang moderat yang wasathiyah, tidak mempersoalkan Pancasila akrena memang tidak bertentangan dengan nilai nilai Islam,” jelasnya.

        Untuk itulah, Syarif mengajak para dai dan penceramah wasathiyah untuk bersuara lebih kencang untuk menyuarakan naras-narasi keagamaan, narasi Islam rahmatan lil alamin agar narasi keagamaan yang berkembang bukan narasi yang dikuasai orang-orang yang sebetulnya minoritas tapi berisik.

        “Sekarang ini jamannya bukan sing waras ngalah, tetapi sekarang jamannya yang waras harus bersuara.  Jangan sampai kalah sama yang tidak waras,” pungkas Syarif Hidayatullah.

        Tags: agitasiideologisasiMimbar agamaMoch Syarif Hidayatullahpolitisasiradikalisme agama
        Share198Tweet124Share50
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        Keterlibatan Perempuan dalam MBG Jadi Fondasi Penting Bangun Generasi Sehat dan Cerdas

        Keterlibatan Perempuan dalam MBG Jadi Fondasi Penting Bangun Generasi Sehat dan Cerdas

        October 30, 2025
        MBG Berperan Strategis Tingkatkan Kualitas SDM Asal dengan Tata Kelola yang Tepat

        Survei Poltracking: Mayoritas Masyarakat Ingin Program MBG Tetap Dilanjutkan

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        MBG Berperan Strategis Tingkatkan Kualitas SDM Asal dengan Tata Kelola yang Tepat

        Survei Poltracking: Mayoritas Masyarakat Ingin Program MBG Tetap Dilanjutkan

        June 5, 2026
        Putri KW Tersingkir Dramatis, Indonesia Kehabisan Wakil di Tunggal Putri Indonesia Open 2026

        Putri KW Tersingkir Dramatis, Indonesia Kehabisan Wakil di Tunggal Putri Indonesia Open 2026

        June 5, 2026
        Unggul Lebih Dulu, Prancis Dipaksa Menyerah oleh Pantai Gading

        Unggul Lebih Dulu, Prancis Dipaksa Menyerah oleh Pantai Gading

        June 5, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019