Jayapura — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus membawa perubahan positif di berbagai daerah, termasuk di wilayah pesisir Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu kini menjadi pendorong semangat baru bagi anak-anak Papua untuk rajin bersekolah.
Dikutip dari laman metrovnews.com, salah satu pelaksana program di wilayah ini adalah Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Asei Besar, Distrik Sentani Timur, yang menggandeng Yayasan Teker Harapan Papua. SPPG Asei Besar melayani sekitar 4.000 anak dari 35 sekolah di sekitar pesisir Danau Sentani — memastikan setiap anak mendapatkan asupan gizi seimbang dan tidak lagi belajar dalam keadaan lapar.
Kepala TK PAUD Kampung Asei Besar, Yosepina Ongge, menuturkan bahwa sejak adanya MBG, semangat anak-anak untuk datang ke sekolah meningkat tajam.
“Sebelum ada MBG, banyak anak malas ke sekolah, kadang kami guru harus menjemput ke rumah. Tapi sekarang, mereka datang sendiri dengan gembira. Mereka tahu di sekolah ada makanan bergizi yang menunggu,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Inike Rumbewas, guru di SD YPK Ayapo. Ia melihat perubahan nyata pada motivasi dan antusiasme murid-muridnya.
“Anak-anak jadi lebih aktif dan ceria. Mereka bilang, senang ke sekolah karena makanannya enak dan bikin pintar. Itu luar biasa, karena dari hal sederhana seperti makan bergizi, lahir semangat untuk meraih cita-cita,” katanya.
Guru SMP Satu Atap Ayapo, Gledis Nere, juga merasakan manfaat besar dari program ini.
“Program MBG sangat membantu kami para guru. Siswa lebih semangat belajar, tidak lesu, dan disiplin meningkat. Kami berharap program ini bisa terus berlanjut karena dampaknya nyata bagi gizi dan pendidikan anak-anak Papua,” ujarnya.
Bagi para orang tua, MBG membawa kelegaan tersendiri. Diana Jowei, perwakilan wali murid, menyebut bahwa sebelum ada MBG, banyak anak enggan ke sekolah jika tidak diberi uang jajan.
“Sekarang anak-anak rajin sekolah walau tanpa uang saku. Kami berterima kasih kepada pemerintah, karena program ini meringankan keluarga dan bikin anak-anak lebih sehat,” katanya.
Sementara itu, Elisabet Apena Deda, siswi SMP Satu Atap Ayapo, mengaku bangga bisa ikut merasakan manfaat program tersebut.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden. Dengan MBG, kami bisa makan sehat setiap hari dan tidak perlu jajan sembarangan. Semoga program ini terus ada untuk kami di Papua,” ujarnya penuh harap.
Melalui program Makan Bergizi Gratis, pemerintah tidak hanya memberi makanan, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar dan rasa percaya diri bagi generasi muda Papua. Kini, di tepian Danau Sentani, suara tawa anak-anak sekolah bergema setiap pagi — tanda bahwa harapan tumbuh bersama gizi dan pendidikan yang lebih baik.

































































