Jakarta – Anak berkonflik dengan hukum (ABH) yang menjadi pelaku ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, telah dipulangkan dari RS Polri. Pihak kepolisian menyampaikan bahwa ABH tersebut kini dititipkan di rumah aman sebagai bagian dari proses pendampingan yang melibatkan sejumlah lembaga.
“(ABH) dititipkan di rumah aman hasil koordinasi dengan Dinsos, KPAI, Bapas, UPT P3A, dan Apsifor,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Sabtu (29/11/2025).
Menurut Budi, meski secara fisik sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit, ABH masih menjalani pemeriksaan dan penanganan psikologis oleh tenaga profesional.
Di sisi lain, dua siswa korban ledakan masih dirawat di rumah sakit: satu di RS Yarsi dan satu lainnya di RSCM.
“ABH sudah keluar dari RS dan masih dilakukan penanganan psikis oleh dokter psikologis,” jelasnya.
Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror mengungkap aktivitas daring pelaku sebelum peristiwa ledakan terjadi. Pelaku diketahui kerap mengakses forum-forum gelap di internet yang berisi konten kekerasan ekstrem.
Juru Bicara Densus 88, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menjelaskan bahwa situs-situs tersebut menampilkan video maupun foto yang memperlihatkan kematian akibat perang, pembunuhan, hingga kecelakaan brutal.

































































