Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan di wilayah terdampak bencana seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dengan menyesuaikan sasaran penerima. Jika sebelumnya difokuskan bagi peserta didik, kini MBG dialihkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi, sekaligus menjaga denyut perekonomian daerah terdampak.
Penyesuaian tersebut dilakukan salah satunya oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mekar Ayu 2 di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Dapur MBG ini menghentikan sementara distribusi ke sekolah dan mengalihkannya ke posko-posko pengungsian yang masih dapat dijangkau layanan SPPG.
Kepala SPPG Mekar Ayu 2, Gianfranca Geraldo Hendri, menyampaikan bahwa pengadaan bahan baku kini disesuaikan dengan kondisi pasar setempat, mengingat sejumlah pasar di sekitar dapur terdampak bencana.
“Untuk kebutuhan tertentu seperti beras, kami harus mengambil dari Kampung Pondok Baru yang jaraknya agak jauh karena pasokan di sekitar dapur belum sepenuhnya pulih,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Meski demikian, Gianfranca menegaskan pihaknya tetap memprioritaskan pelaku UMKM lokal sebagai pemasok bahan pangan. Upaya ini dilakukan agar perputaran uang tetap terjadi di lingkungan sekitar dan perekonomian masyarakat terdampak tetap bergerak.
“Target kami memang UMKM setempat, terutama untuk sayuran dari pasar lokal. Prinsipnya, kami berusaha agar dana MBG tetap beredar di sekitar dapur,” katanya.
Pada masa awal bencana, SPPG Mekar Ayu 2 sempat mengalami kendala serius dalam memperoleh bahan baku akibat banyaknya pasar yang tutup atau tidak beroperasi. Untuk mengatasi hal tersebut, pasokan sempat didatangkan hingga ke Kabupaten Bireuen.
Seiring waktu, kondisi berangsur membaik. Aktivitas pasar tradisional mulai pulih dan toko-toko di sekitar dapur kembali beroperasi, sehingga rantai pasok bahan pangan menjadi lebih lancar.
Terkait distribusi MBG ke pengungsian, Gianfranca menjelaskan bahwa jumlah porsi disesuaikan dengan akses jalan dan ketersediaan bahan pangan. Pada hari ini, SPPG Mekar Ayu 2 menyalurkan 700 porsi nasi dengan menu ikan tuna ke Posko Tunyang.
Sebelumnya, MBG juga telah disalurkan ke Kampung Cekal Baru sebanyak 500 porsi, serta ke sejumlah wilayah terdampak lainnya seperti Lampahan Timur, Lampahan Induk, Pantan Kemuning di Kampung Tunyang, dan Kampung Cekal Baru.
Pengalihan MBG ini menjadi bukti fleksibilitas program dalam merespons situasi darurat, sekaligus memperkuat fungsi sosial dan ekonomi di wilayah yang terdampak bencana. (Ant)

































































