Manggarai – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada pemenuhan gizi penerima manfaat, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi petani di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Tingginya permintaan dari dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) membuat hasil panen petani terserap dengan harga lebih baik.
Petani asal Kelurahan Bangka Leda, Kecamatan Langke Rembong, Gili Jenadi, mengaku kewalahan memenuhi pesanan sayuran. Ia menanam berbagai komoditas seperti wortel, tomat, cabai keriting, hingga buncis.
“Permintaannya banyak, petani tidak memenuhi. Tahun 2025 kemarin, saya punya buncis kurang lebih 3.000 pohon, habis untuk program MBG,” ujar Gili dalam keterangan tertulis yang diterima dari Badan Komunikasi Pemerintah RI, Minggu (22/2).
Awalnya Gili hanya menanam buncis di lahannya. Namun karena tingginya permintaan dari SPPG yang bahkan memborong hasil panen, ia mulai memperluas jenis tanaman. Kini ia menanam cabai keriting dan tomat, serta berencana membudidayakan brokoli dalam jangka panjang.
Bahkan, Gili yang sebelumnya tak pernah menanam wortel kini berani mencoba karena kebutuhan dapur MBG sangat tinggi. “Berani menanam wortel, sebelumnya saya tidak berani. Kebutuhan wortel sangat tinggi sekali untuk MBG,” katanya.
Hal serupa dirasakan Mikael Jehudu, Ketua Kelompok Tani Harapan Baru Kelurahan Wali. Ia menanam mentimun, daun bawang, dan terong. Menurutnya, kehadiran MBG membuat harga jual mentimun melonjak drastis.
Sebelum ada MBG, mentimun hanya laku Rp1.000 hingga Rp1.500 per kilogram di pasar. Kini dapur MBG membeli dengan harga Rp10.000 hingga Rp12.000 per kilogram.
“Kalau di pasar umum beberapa bulan lalu, besar-besar begini hanya seribu. Kini harga mentimun bahkan naik hingga 10 kali lipat, dapur MBG mau menyerap semua hasil tanaman,” ujarnya.
Gili dan Mikael berharap program MBG terus berjalan. Bagi mereka, MBG bukan hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menghadirkan kepastian pasar dan harga yang lebih menguntungkan bagi petani lokal di Manggarai.

































































