Serdang Bedagai – Ribuan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, masih menunggu kembalinya layanan dari tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum beroperasi setelah libur sekolah. Penyebabnya, dana Bantuan Pemerintah (Banper) untuk operasional ketiga dapur tersebut masih dalam proses pencairan.
Tiga SPPG yang terdampak ialah SPPG Kota Galuh 1 di Kecamatan Perbaungan, SPPG Firdaus 1, dan SPPG Pergulaan di Kecamatan Sei Rampah. Ketiganya melayani ribuan peserta didik serta kelompok penerima manfaat lainnya.
Kepala SDN 101933 Perbaungan, Fatmawati, mengatakan distribusi MBG ke sekolahnya biasanya berjalan lancar. Namun, penyaluran terhenti sejak menjelang libur sekolah dan hingga dua hari setelah kegiatan belajar mengajar kembali dimulai.
Menurut informasi yang diterimanya dari pengelola SPPG, operasional dapur masih menunggu pencairan dana pemerintah.
“Seluruh siswa berharap MBG bisa kembali disalurkan. Banyak orang tua juga menanyakan kapan program ini berjalan normal lagi,” ujar Fatmawati, Selasa (14/7/2026), dikutip dari laman waspada.co.id.
Di SDN 101933 Perbaungan, terdapat 137 penerima manfaat, terdiri atas 125 siswa serta 12 guru dan tenaga kependidikan.
Fatmawati menilai program MBG sangat dirasakan manfaatnya, terutama bagi keluarga dengan kondisi ekonomi yang terbatas.
Kondisi serupa juga terjadi di SMPN 4 Sei Rampah. Kepala sekolah Khairul Bhakti mengatakan distribusi makanan bergizi dari SPPG Pergulaan belum kembali berjalan sejak awal masuk sekolah.
Di sekolah tersebut terdapat 272 penerima manfaat yang terdiri dari peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.
Sementara itu, Kepala SD Permata Firdaus, Aiga, mengaku para siswa mulai mempertanyakan mengapa makanan bergizi belum kembali dibagikan.
Ia berharap operasional SPPG Firdaus 1 dapat segera normal sehingga pelayanan kepada peserta didik bisa kembali berlangsung.
Kepala SPPG Kota Galuh 1, E. Barus, membenarkan bahwa dapur yang dipimpinnya belum dapat kembali beroperasi karena dana Bantuan Pemerintah belum masuk ke rekening operasional.
Akibatnya, penyaluran MBG kepada sekitar 2.380 penerima manfaat masih tertunda.
“Kami berharap dana operasional segera cair agar pelayanan bisa kembali berjalan,” katanya.
Hal senada disampaikan Kepala SPPG Firdaus 1, Bima Azri. Menurut dia, dapurnya melayani 2.598 penerima manfaat, terdiri atas 2.098 peserta didik dan sekitar 500 penerima dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
Sementara itu, Kepala SPPG Pergulaan, Fitri Insani Harahap, mengatakan dapur yang dikelolanya melayani sekitar 3.489 penerima manfaat dan hingga kini juga masih menunggu pencairan dana operasional.
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Serdang Bedagai, Nurhasanah Ritonga, menjelaskan ketiga SPPG tersebut memang belum kembali beroperasi karena dana Bantuan Pemerintah masih dalam proses pencairan.
Menurutnya, kondisi tersebut telah dilaporkan kepada pimpinan BGN dan saat ini sedang dalam tahap penyelesaian administrasi.
Ia berharap proses pencairan dapat segera rampung sehingga seluruh dapur pelayanan dapat kembali beroperasi dan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis kepada peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita non-PAUD kembali berjalan normal.

































































