Jakarta — Momen menegangkan terjadi di arena skateboard street putra SEA Games 2025 Thailand. Atlet Indonesia Basral Graito Hutomo tampil sebagai pahlawan setelah merebut medali emas secara dramatis lewat percobaan terakhir yang sempurna, tanpa terjatuh, di Extreem Sport Park Rajamangala, Bangkok, Minggu.
Basral sempat berada di posisi keempat papan klasemen dan menjadi atlet terakhir yang tampil pada sesi single trick. Dengan tekanan tinggi dan peluang yang tampak menipis, skateboarder asal Solo itu justru tampil lepas dan berhasil mengeksekusi trik penentu yang langsung mengubah peta persaingan.
“Rasanya banyak pressure, banyak tekanan. Tapi aku coba saja, mikirnya nothing to lose. Kalau enggak menang ya sudah, akhirnya coba sekali lagi,” ujar Basral seusai pertandingan.
Keberanian dan ketenangan itu berbuah manis. Basral mengoleksi 166,67 poin dari akumulasi best run dan best single trick, sekaligus melompati tiga pesaing teratas dan memastikan diri sebagai juara.
Ia unggul atas skateboarder muda tuan rumah Kirin Petikiree yang meraih perak dengan 153,22 poin, serta Thawatchai Siangoueng yang finis ketiga dengan 152,31 poin.
Sementara itu, atlet Indonesia lainnya Sanggoe Darma Tanjung harus puas di posisi keempat dengan 145,77 poin. Sanggoe sempat mencatat skor pada percobaan single trick pertama, namun gagal menambah poin pada dua percobaan berikutnya.
Prestasi Indonesia di cabang skateboard tak berhenti di sektor putra. Di nomor street putri, Ni Wayan Malana Fairbrother menyumbangkan medali perak dengan raihan 125,42 poin, berada di bawah atlet Thailand Chunkao Udomphen yang meraih emas dengan 160,34 poin. Perunggu menjadi milik Vareeraya Sukasem dengan 111,18 poin.
Bagi Malana, medali perak ini terasa istimewa karena menjadi debutnya di SEA Games.
“Saya senang banget bisa dapat perak di SEA Games pertama saya. Tujuh bulan saya sudah sacrifice, ikut pelatnas, dan saya bangga banget untuk Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, satu atlet putri Indonesia lainnya, Zeefara Mahika Darmawan, harus rela finis di posisi keempat dengan 105,43 poin, setelah tersalip pada percobaan terakhir oleh atlet Thailand.
Raihan emas Basral dan perak Malana menegaskan bahwa Indonesia tetap menjadi kekuatan utama skateboard Asia Tenggara, dengan regenerasi atlet muda yang mampu tampil berani di momen-momen krusial. (Ant)
































































