Semarang – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mendapatkan anugerah Rekor ‘Unggahan Video Moderasi Beragama oleh Mahasiswa Terbanyak’ dalam rangka peringatan Hari Santri dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Dua piagam penghargaan MURI diserahkan kepada Rektor UIN Walisongo dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) di Ruang Promosi Doktor Kampus I, Tambakaji Ngaliyan Semarang, pada Selasa 26 Oktober 2020 kemarin.
“Sejak perayaan hari santri dimulai 22 Oktober hingga 25 Oktober 2020, tim MURI memantau secara langsung dan menilai ada dua kelompok mahasiswa UIN yang mengunggah video moderasi beragama di YouTube dan Instagram” kata Sri Widayati Senior Manager MURI, sebagaimana dikutip pikiranrakyat.com, Selasa (27/10)
Dua kelompok itu berasal dari mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan mahasiswa yang kuliah Islam dan Moderasi Beragama. Hasilnya, ada 5.712 video moderasi beragama yang diunggah selama empat hari.
“MURI menyatakan, UIN Walisongo dan LP2M berhasil meraih rekor Unggahan Video Moderasi Beragama oleh Mahasiswa Terbanyak” tegas Wida.
UIN Walisongo tercatat beberapa kali mendapatkan rekor MURI: papermob variasi terbanyak oleh 3.844 mahasiswa, konferensi secara virtual lintas negara terbanyak dari 21 negara dan kali ini unggahan video moderasi beragama oleh mahasiswa terbanyak.
Ini menunjukkan, lanjut Wida, UIN Walisongo sebagai kampus profesional dan kreatif yang selalu mencatatkan prestasinya di MURI.
Sementara itu, Ketua LP2M UIN Walisongo, Dr Akmad Arif Junaidi MAg, merasakan bahagia atas prestasi mahasiswa KKN dan mahasiswa baru 2020 yang mengambil mata kuliah Islam dan Moderasi Beragama karena kompak mengkampanyekan pikiran moderat dalam beragama.
“Ini prestasi mahasiswa yang kompak dan hasilnya ada anugerah penghargaan dari MURI, selamat dan terimas kasih” tegas Dosen Fakultas Syariah dan Hukum ini.
Arif berharap mahasiswa dapat mengambil hikmah hari santri ini sebagai teladan hidup agar cinta agama dan cinta negara. Semangat moderasi beragama ini akan menjadi akar kuat dalam menyatukan Indonesia, sehingga perdamaian dan persatuan selalu terjaga dengan baik hingga kapan pun.
“Rekor MURI yang diraih hari ini menjadi pertanda bahwa mahasiswa UIN Walisongo siap menjadi santri dan penerus perjuangan Walisongo” pungkas Arif.(FER)

































































