Palangkaraya – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangkaraya, Kalimantan Tengah, H Khairil Anwar, mengatakan, perguruan tinggi yang dipimpinnya, memiliki misi khusus dalam mencegah masuknya paham radikalisme lewat kampus.
Diungkapkan dia, kampus yang dipimpinnya memiliki misi khusus yakni moderasi beragama merupakan proses dalam beragama dengan adil, berimbang, moderat yang tidak terbawa aliran ekstrem kanan bersifat radikal atau ekstrim kiri yang menafikan agama.
Dikutip dari Tribunnews.com, Khairil Anwar menegaskan pihaknya di kampus berusaha untuk mengajak kedua aliran tersebut untuk berada di tengah, agar terjadi moderasi beragama,dan akhirnya ketika bermasyarakat tercipta toleransi antar umat beragama yang baik untuk sama-sama membangun Kalteng.
Menurut Ketua Pengurus Masjid Raya Darussalam Palangkaraya ini, perbedaan yang ada di dunia ini adalah sunatullah, dengan demikian kerukunan dan toleransi antar umat beragama harus tetap terjaga dengan baik.
“Perbedaan yang ada selama ini adalah hal yang wajar saja,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, semua alumnus IAIN Palangkaraya ketika sudah selesai belajar di kampus diharapkan akan menjadi pelopor toleransi antar umat beragama ketika bermasyarakat.(FER)

































































