Bogor – Di SMP swasta Kota Bogor, Jawa Barat, terjadi dugaan bullying. Korban mengalami pemalakan setiap hari, dengan pelaku meminta uang Rp 10 ribu setiap harinya. Jika korban tidak memberi uang, ia diancam akan dipukuli.
Korban merasa takut untuk melapor karena ancaman dari pelaku, hingga akhirnya keluarganya mengetahui situasi tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi Nugroho, menyatakan bahwa laporan tentang dugaan perundungan ini akan ditindaklanjuti. “Kami akan menindaklanjuti laporan tersebut,” ujar Aji.
Polisi berencana untuk menghubungi keluarga korban dan menyelidiki lokasi perundungan tersebut. “Kami sedang menelusuri korban dan tempat kejadian,” tambahnya.

































































